Anti Tekor, 5 Tips Hemat Belanja di Musim Liburan

Momen liburan atau hari libur seringkali diisi dengan kegiatan plesiran. Tidak jarang saat bepergian, belanja menjadi aktivitas yang juga dilakukan. Baik belanja oleh-oleh, belanja kuliner, ataupun belanja untuk kebutuhan sehari-hari.

Tapi, seringkali belanja yang berlebihan di musim liburan membuat isi dompet jadi terkuras. Akibatnya, setelah liburan usai, bujet kebutuhan bulanan jadi tekor. Sehingga, tidak ada jalan lain selain berutang untuk mencukupi kebutuhan bulanan.

Kalau sudah begini, plesiran hanya menjadi aktivitas yang menghambur-hamburkan uang. Ujung-ujungnya, jadi menyesal atau kecewa karena sudah plesiran saat liburan.

Oleh karenanya, jika kamu tidak ingin mengalami situasi seperti di atas, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan.

Membuat Bujet Belanja di Musim Liburan

Sebelum bepergian, ada baiknya kamu sudah mengetahui apa-apa saja yang bisa kamu beli dan tidak boleh dibeli. Caranya, membuat bujet belanja liburan. Dengan bujet ini kamu bisa mengetahui seberapa banyak belanja yang bisa dilakukan.

Selain itu, kamu juga bisa melakukan prioritas belanja. Semisal, kamu ingin berbelanja oleh-oleh untuk lima orang tetangga. Karena bujet terbatas, kamu harus membatasinya menjadi hanya tiga orang saja. Alternatifnya, kamu bisa membeli oleh-oleh yang lebih murah sehingga kelima orang tetanggamu bisa mendapatkan oleh-oleh.

Bujet belanja liburan juga bisa membantumu mengetahui biaya-biaya lain yang diperlukan selama liburan. Seperti, biaya transportasi, biaya akomodasi dan lain-lain.

Jangan Membandingkan Dirimu dengan Orang Lain

Musim liburan tahun lalu kamu mendapatkan banyak oleh-oleh dari salah seorang tetanggamu. Karenanya, musim liburan tahun ini kamu bermaksud membelikan tetanggamu itu oleh-oleh dalam jumlah yang sama.

Kecuali punya bujet mencukupi, hal seperti di atas sebaiknya kamu hindari. Ingat, setiap orang punya bujet belanja liburan yang berbeda. Jika memaksakan diri maka itu sama dengan memperburuk kondisi keuanganmu.

Baca Juga: Waspada, Terjebak Pay Later Bisa Bikin Kondisi Keuangan Tidak Sehat

Bijak dalam Berbelanja

Membuat bujet belanja saja tidaklah cukup untuk menghemat pengeluaran. Kamu juga harus bijak saat berbelanja. Maksudnya, pertimbangkan masak-masak apa yang ingin dibeli. Jika kamu ingin membeli oleh-oleh, pikirkan apakah oleh-oleh tersebut akan bermanfaat bagi penerimanya. Dalam hal ini, oleh-oleh yang murah tapi bermanfaat akan lebih berarti dibandingkan oleh-oleh mahal tapi tidak bermanfaat bukan?

Jika kamu ingin berbelanja pakaian, pertimbangkan juga apakah kamu benar-benar memerlukannya. Demikian juga jika kamu ingin berbelanja kuliner. Apakah menyantap makanan yang mahal adalah sebuah keharusan?

Berburu Barang Diskon

Momen liburan seringkali digunakan oleh penyedia jasa atau pemilik produk untuk menggelar promo atau memberikan diskon. Nah, tidak ada salahnya jika kamu menggunakan kesempatan ini untuk berhemat.

Semisal, kamu membeli tiket pesawat dan voucher hotel dengan harga promo. Sisa uangnya bisa dialokasikan untuk keperluan belanja. Demikian juga jika ingin berbelanja barang atau makanan, kamu bisa mencari barang atau makanan yang ditawarkan dengan harga diskon.

Mencari Penghasilan Tambahan

Jika memang harus berbelanja dalam jenis dan jumlah yang banyak, sedangkan bujet yang ada terbatas, maka kamu harus mencari penghasilan tambahan. Kamu bisa mendapatkannya dengan cara bekerja sampingan, berjualan atau berinvestasi. Kamu bisa mencari penghasilan tambahan ini sebelum ataupun sesudah menjalani liburan.

Dengan melakukan beberapa hal di atas, kamu tidak akan menyesal atau kecewa meski liburan sudah usai. Karena kondisi keuanganmu tetap terjaga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here