Ini Dia 5 Tips untuk Sukseskan Interview Kerja

Setelah mengirim lamaran pekerjaan, layar ponsel bisa menjadi langkah pertama untuk mendapatkan pekerjaan impian Anda. Interview kerja, 5 tips berikut akan membantu Anda mempersiapkan diri menjalani interview kerja

Apa Saja yang Harus Anda Perhatikan ketika Interview Kerja?

Lakukan Riset

Proses wawancara ditujukan untuk menyampaikan informasi kandidat yang relevan dengan pekerjaan yang dilamar. Jadi, setiap interview kerja,  harus dimanfaatkan kandidat untuk mempromosikan dirinya. Tapi, bukan berarti Anda bisa mengoceh panjang lebar. Sebaiknya, Anda mempersiapkan pidato atau speech mengenai poin-poin penting yang ingin disampaikan selama 3-5 menit. Jelaskan perkembangan karier Anda dan alasan melamar pekerjaan ini.

Siapkan Pertanyaan Yang Ingin Ditanyakan

Jika Anda sangat menginginkan pekerjaan, maka antusiasme Anda akan ‘terpancar’ melalui suara. Rekruiter membaca orang dengan baik dan berpengalaman di bidangnya. Jadi, mereka bisa mengetahui apakah lawan bicaranya sungguh tertarik pada pekerjaan yang dilamarnya atau tidak. Tunjukkan antusias Anda, bukan hanya terkait pekerjaan, tetapi juga mengenai suasana kerja dan kantor.

Berpenampilan Menarik

Poin pertama yang harus kamu perhatikan adalah hindari pemakaian kaos dan celana jeans saat akan datang ke sesi interview. Penampilan seperti ini dapat memberikan kesan bahwa kamu tidak serius dan menganggap sesi interview ini hanya main-main saja. Bahkan untuk perusahaan di sektor industri kreatif yang santai saja, kamu harus tetap menghindari kedua jenis pakaian itu. Kamu harus tetap terlihat rapi dan profesional dengan pakaian yang juga formal.

Terlihat Antusias dan kurangi rasa gugup

Kamu merasa gugup? Wajar kok. Sebagai pewawancara pun hal ini pasti dimaklumi. Karena perasaan ini pasti dirasakan oleh semua orang, terutama bagi kamu yang akan melakukan wawancara di perusahaan impianmu.

Tapi, hati – hati jangan sampai rasa gugup itu mengacaukan wawancara kamu. Kamu bisa atasi hal itu dengan menunjukkan rasa antusias dan ambisi kamu terhadap bidang pekerjaan yang kamu lamar. Ingat, bukan melebih-lebihkan ya. Hal ini tujuannya untuk membuat pewawancara yakin bahwa kamulah yang dicari dibandingkan dengan kandidat lainnya.

Baca Juga: Anda Merasa Tidak Memiliki Kualifikasi saat Interview Kerja? Segera Terapkan Strategi Ini!

Tunjukan Respek kepada pewawancara.

Rekuiter biasanya sosok yang ramah dan mudah didekati sehingga membuat kandidat merasa nyaman. Namun, Anda tidak boleh terlena dan menganggap rekruiter bukan sebagai pihak yang akan menilai kualifikasi Anda. Ingat, Anda sedang menjalani proses wawancara kerja. Jadi, tetaplah bersikap profesional dan tunjukkan diri Anda yang sebenarnya.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here