5 Tips Komunikasi Sehat dalam Suatu Hubungan, Biar Makin Awet!

Komunikasi adalah kunci utama dalam suatu hubungan. Ketika komunikasi terputus, apapun alasannya, hubungan mulai kekurangan rasa cinta dan kasih. Terlepas dari seberapa besar kamu mencintai pasangan, komunikasi yang tidak sehat memiliki kemampuan dengan cepat membunuh hubungan apa pun, terutama jika kamu atau pasangan tidak memiliki keinginan untuk mengubah cara berkomunikasi. Berikut ini 5 tips komunikasi sehat dalam suatu hubungan untuk menyelesaikan masalah dan mengungkapkan perasaanmu.

Terbuka dan Jujur

Kamu tidak bisa sampai ke akar masalah jika tidak mau terbuka dan jujur ​​tentang perasaan. Komunikasi yang sehat dalam suatu hubungan didasarkan bahwa dua belah pihak salong terbuka dan jujur satu sama lain.

Komunikasi yang sehat tidak sama sekali melibatkan kebohongan atau salah mengartikan perasaan. Jika kamu bisa saling menghormati dan benar-benar mendengar apa yang dikatakan orang lain, maka kamu berada di jalan yang benar.

Komunikasi Sehat dalam Berhubungan dengan Berbicara Tatap Muka

Tidak realistis untuk menganggap semua komunikasi dalam suatu hubungan dapat dilakukan secara tatap muka, terutama jika kamu berada dalam hubungan jarak jauh. Namun, bagaimanapun kondisinya, memang akan jauh lebih baik untuk berbicara langsung daripada mencoba untuk menyelesaikan konflik melalui telepon atau bahkan lewat pesan.

Salah satu faktor utama komunikasi yang sehat adalah kemampuan untuk melakukan percakapan penting secara langsung untuk menghindari kesalahan interpretasi.

Baca Juga: Biar Nggak Berantem, Ini Cara Imbangi Pekerjaan dan Hubungan Asmara

Bukan Soal  Menghakimi Satu Sama Lain

Salah satu bagian tersulit tentang membuka diri terhadap seseorang adalah berurusan dengan rasa takut dihakimi, tetapi dalam hubungan yang sehat, tidak ada pasangan yang akan membuat kamu merasa dihakimi karena berbagi perasaan atau pendapat yang dikeluarkan.

Komunikasi yang sehat terjadi ketika kedua pasangan tenang, mereka terbuka untuk mendengar perspektif atau pendapat yang berbeda, dan tujuan mereka adalah untuk menemukan solusi atau kesepakatan bersama, dan semua itu diekspresikan tanpa penilaian atau rasa marah sebagai reaksi dengan apa yang dikatakan orang lain.

Berargumen untuk Saling Memahami, bukan Menang atau Kalah

Mungkin sulit untuk tidak terjebak menjadi orang yang “memenangkan” argumen, tetapi pertarungan yang sehat bukanlah tentang siapa yang benar atau salah. Sebaliknya, ini tentang dua individu yang berbagi perspektif mereka dan menemukan solusi sebagai tim.

Komunikasi yang sehat melibatkan berbicara dengan maksud untuk memahami pasangan kamu dengan lebih baik. Tentu, ini bukan tentang menjadi benar atau membuktikan yang salah.

Tidak Impulsif

Ketika kamu berada dalam panasnya momen selama perselisihan dengan pasangan, mungkin sulit untuk tidak membuat keputusan atau mengatakan hal-hal secara impulsif. Namun, komunikasi yang baik adalah semua tentang disengaja, baik dalam apa yang kamu katakan dan bagaimana mengatakannya.

Kita semua memiliki cara komunikasi yang berbeda, tetapi komunikator yang paling efektif memiliki satu kesamaan yakni pasangan tidak bereaksi secara impulsif.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here