Program Telemarketing: Tips Sukses Menaikkan Angka Penjualan

Tidak sedikit perusahaan memilih program telemarketing sebagai cara untuk sebagai cara untuk menyampaikan informasi mengenai produk atau jasa kepada calon konsumennya. Namun, kesuksesan program telemarketing bukan hanya bergantung pada telemarketer. Lebih dari itu, perusahaan juga harus mendukung jalannya program tersebut.

Program telemarketing yang dijalankan dengan baik bisa meningkatkan angka penjualan. Lebih dari itu, perusahaan bisa lebih mendekatkan diri pada konsumen. Sehingga, tingkat loyalitas konsumen bisa dipertahankan.

Agar program telemarketing bisa sukses, diperlukan kerjasama yang baik antara perusahaan dan tim telemarketernya.

Agar Program Telemarketing Sukses, Perusahaan Bisa Melakukan Ini

Sebagai pemilik produk atau jasa yang ditawarkan lewat program telemarketing, tentu saja kamu harus melatih tim telemarketer dengan baik. Sehingga mereka bisa menghubungi dan memberikan informasi pada calon konsumen dengan baik. Namun, menggelar program training saja seringkali tidak cukup. Untuk itu, beberapa upaya ini bisa dilakukan:

Membuat Telemarketing Script

Terlalu banyak informasi dan data yang harus disampaikan pada calon konsumen bisa membuat telemarketer lupa. Untuk itu, perusahaan sebaiknya menyiapkan skrip khusus untuk telemarketer. Dengan begini, telemarketer bisa mengontrol percakapannya, memperpanjang durasi percakapan, mengurangi distraksi dan memberikan informasi atau benefit tambahan.

Selain skrip, ada baiknya perusahaan juga menyiapkan daftar pertanyaan yang sering ditanyakan oleh calon konsumen atau pelanggan. Sehingga, telemarketer dengan cepat dan mudah bisa memberikan jawabannya jika diperlukan.

Melakukan Riset Perilaku Konsumen

Sebagai pemilik produk, tidak ada salahnya untuk melakukan riset mengenai perilaku konsumen. Pelajari mengapa konsumen cenderung melakukan penolakan saat dihubungi oleh telemarketer.

Pelajari pula mengapa produk yang ditawarkan oleh telemarketer tidak digemari. Sampaikan informasi atau hasil riset ini pada telemarketer untuk meminimalkan penolakan.

Memberikan Informasi Tambahan

Berikan informasi tambahan pada konsumen yang sudah melakukan pembelian. Kamu bisa melakukannya lewat email yang sudah didapatkan oleh telemarketer. Informasi itu bisa berupa produk baru, diskon, promo, kegiatan perusahaan atau hal-hal lainnya.

Sehingga, kamu bisa meningkatkan penjualan dengan kembali menugaskan telemarketer untuk menghubungi konsumen yang sudah mendapatkan informasi tambahan tersebut.

Baca Juga: 6 Skill yang Wajib Dimiliki oleh Tim Digital Marketing

Tips Sukses Telemarketing untuk Telemarketer

Sedangkan bagi telemarketer, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan sebelum kamu mengangkat telepon dan berbicara dengan calon konsumen. Di antaranya:

Mengenal Calon Konsumen

Jika memungkinkan, kenalilah terlebih dahulu calon konsumen. Pertanyaan di bawah ini bisa membantumu untuk mengenali calon konsumen.

  • Mengapa calon konsumen harus berbicara denganmu?
  • Keuntungan apa yang bisa didapatkan calon konsumen dari produk yang ditawarkan?
  • Apakah calon konsumen mengetahui perbedaan produkmu dengan produk pesaing?

Persiapkan Data

Persiapkan semua informasi dan data yang diperlukan sebelum menghubungi calon konsumen. Informasi atau data yang salah bisa membuat calon konsumen menolak penawaran. Informasi dan data yang lengkap juga diperlukan agar percakapan mengalir dengan lancar.

Tenang Saat Melakukan Percakapan

Berikan informasi atau penawaran dengan jelas. Jika calon konsumen belum mengerti, usahakan untuk bersabar dan tetap tenang. Demikian juga jika calon konsumen menolak informasi atau penawaran yang diberikan.

Belajar Menerima Penolakan

Tidak semua percakapan dengan calon konsumen berakhir menyenangkan. Dalam hal ini kamu harus bisa menerima penolakan. Dari penolakan yang halus hingga penolakan yang bisa membuatmu marah atau kecewa. Disamping itu, ambilah pelajaran dari penolakan yang ada.

Menghubungi dan meyakinkan calon konsumen lewat telepon bukanlah hal yang mudah. Tapi, dengan melakukan beberapa hal di atas, kamu bisa menghindari kesalahan yang berakibat gagalnya program telemarketing yang dijalankan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here