Perhatikan 5 Hal Ini Kalau Ingin Membangun Bisnis Kuliner

Membangun bisnis kuliner bukan hanya harus memperhatikan logo, kemasan atau promosinya saja. Lebih dari itu, ada beberapa hal lain yang tidak kalah penting untuk diperhatikan.

Kuliner merupakan salah satu bisnis yang booming belakangan ini. Salah satu alasannya yaitu memulai dan membangun bisnis kuliner bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan. Selain itu, adanya media sosial dan layanan online semakin memudahkan pemilik bisnis kuliner untuk memperkenalkan dan mendistribusikan produknya.

Namun, ada beberapa hal yang tidak boleh dilupakan kalau kamu mau membangun bisnis kuliner. Apa saja?

Miliki USP (Unique Selling Point)

Banyak bisnis kuliner yang tidak berkembang dengan baik karena manawarkan produk yang sama dengan pesaing. Oleh karenanya, kalau kamu ingin membangun bisnis kuliner, cobalah untuk memiliki unique selling point.

Yaitu, keunikan, perbedaan atau kelebihan yang bisa kamu tawarkan pada konsumen. Sehingga, produkmu akan mudah dikenal dan diingat oleh konsumen. Dengan begini, kamu bisa menaikkan angka penjualan.

Menentukan Target Market

Target market adalah calon konsumen yang nantinya kamu harapkan akan membeli produk. Sebelum membangun bisnis kuliner, ada baiknya menetapkan siapa target market terbesarmu. Apakah konsumen berusia muda? Apakah anak-anak? Apakah konsumen yang sudah keluarga?

Dengan memiliki target market kamu akan lebih mudah untuk memposisikan produk yang kamu miliki sekaligus mempromosikannya. Selain itu, jangan lupa, mintalah feedback pada konsumen untuk memperbaiki kualitas produk dan mengetahui apa keinginan konsumen.

Baca Juga: Pentingkah Mengetahui Market Size dan Bagaimana Cara Mengukurnya?

Food Cost: Menetapkan Harga yang Tepat

Sudahkah kamu mengetahui keseluruhan biaya bahan baku dan produksi? Kalau sudah, kamu harus menetapkan harga jual yang tepat. Sehingga kamu bisa menutupi biaya produksi dan tentunya mendapatkan profit/keuntungan.

Tanpa adanya profit, bisnis yang kamu miliki tentunya sulit untuk berkembang. Selain itu kalau kamu rugi, kamu bisa gulung tikar. Kamu tidak ingin hal itu terjadi bukan?

Mengontrol Harga Bahan Baku

Seperti diketahui, harga bahan makanan seringkali berubah. Bisa naik, tapi bisa juga turun. Kenaikan dan penurunan ini harus bisa kamu antisipasi. Agar, kamu bisa mengontrol biaya produksi dengan baik. Jika harga bahan baku naik, kamu harus pandai-pandai mencari solusinya.

Tapi ingat, kualitas makanan tetap harus kamu jaga ya. Salah satu solusi yang bisa kamu ambil saat harga bahan baku naik yaitu merubah ragam menu makanan yang ada.

Memiliki Sumber Pasokan Bahan Baku

Kualitas bahan baku makanan haruslah terjaga dengan baik. Kamu harus menjaganya agar tidak basi ataupun cacat. Untuk itu, kamu harus memiliki supplier yang tepat. Selain kualitasnya bisa dipertanggungjawabkan, harga yang ditawarkan supplier harus menguntungkan.

Selain itu, jangan lupakan juga faktor pelayanan. Pastikan kamu selalu mendapat pasokan bahan makanan secara tepat waktu. Untuk itu, ada baiknya kamu tidak hanya memiliki satu supplier untuk satu bahan makanan.

Dengan memperhatikan beberapa hal di atas, kamu akan lebih mudah membangun bisnis kuliner yang dimiliki. Tentu saja, kamu juga harus memperhatikan beberapa hal lain. Seperti, lokasi bisnis dan strategi promosi yang tepat untuk digunakan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here