Ini Tips saat Membeli dan Menyimpan Ikan agar Lebih Sehat

tips menyimpan ikan

Semenjak menjabat sebagai Menteri Perikanan dan Kelautan, Ibu Susi Pudjiastuti kerap kali mengimbau masyarakat Indonesia untuk rajin makan ikan, terutama ikan laut. Dalam rangka meningkatkan hasil tangkapan nelayan lokal pun, ibu Susi tidak tanggung-tanggung dalam menindak para kapal asing yang mencuri ikan di perairan lokal. Sudah banyak sekali kapal-kapal nelayan asing yang ia tenggelamkan karena telah mencuri ikan di perairan Indonesia. Akibatnya hasil tangkapan ikan pun meningkat dan kemudian ikan pun menjadi salah satu menu yang sering kita temui. Namun, terdapat masalah yang mungkin muncul akibat kelebihan produksi ikan terjadi. Solusinya adalah, kita harus lebih cermat dalam menyimpan ikan agar tidak cepat busuk.

Baca Juga: 5 Tempat Makan Ikan Bakar di Jakarta yang Paling Nikmat

Sumber: Robb Report

Ikan yang terlalu lama disimpan dan akhirnya tidak dapat dimakan tidak hanya menghabiskan uang, tetapi juga membuang nutrisi berharga seperti protein dan asam lemak omega-3. Untuk mencegah pemborosan ini, Anda wajib menghitung jumlah ikan yang benar-benar Anda butuhkan sebelum berbelanja berdasarkan resep yang akan Anda ikuti dan ukuran porsi. Dengan begini, menyimpan ikan pun menjadi lebih mudah karena jumlah ikan tidak akan berlebihan. Jika berlebihan pun Anda bisa menyiasatinya dengan cara mencampurkannya dengan makanan lain sebagai bahan pelengkap sajian. Nah, berikut ini terdapat beberapa tips untuk Anda saat membeli dan menyimpan ikan atau makanan laut lain:

  • Saat membelinya, pastikan agar makanan laut yang Anda beli masih segar. Apabila Anda membelinya di supermarket, kondisinya harus dalam keadaan didinginkan atau ditampilkan di atas es dalam wadah. Ikan juga harus berbau seperti laut, tidak amis atau seperti amonia. Ikan yang bau akan menyebabkan sajian ikan yang Anda buat akan terasa kurang sedap.
  • Saat belanja ikan pun, Anda harus memerhatikan baik-baik hal-hal kecil. Hal tersebut antara lain: mata ikan utuh harus jernih dan sedikit menonjol, daging harus mengkilap, tidak berlendir, kembali seperti saat semula saat ditekan, dan daging udang harus transparan. Selain itu meski lebih ekonomis, Anda wajib mempertimbangkan membeli makanan laut beku dalam karungan yang kemungkinan nanti tidak akan dimakan.
Sumber: footage.framepool
  • Saat menyimpan ikan, usahakan untuk menyimpannya dengan benar agar tidak rusak sebelum Anda dan keluarga bisa memakannya. Jika Anda akan memasaknya dalam waktu dua hari, Anda bisa memasukkannya ke dalam lemari es dengan cara biasa. Namun jika rencananya tidak akan dimakan dalam waktu dua hari, sebaiknya ikan atau makanan laut lain dibungkus dengan kertas dan plastik, lalu dibekukan.
  • Saat hendak mencairkan makanan laut beku, pastikan Anda melakukannya secara bertahap. Jika Anda terburu-buru, letakkan di dalam kantong plastik tertutup dan rendam dalam air dingin. Jika Anda akan memasaknya segera, Anda bisa memasukkannya ke microwave, tetapi hindari memasukkannya ke microwave saat ikan sudah lentur dan sudah agak dingin.

Baca Juga: Ini Alasan Anda Wajib Membersihkan Microwave Setiap Hari

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here