CV Customer Service: Tips Membuatnya agar Cepat Diundang Interview

Seperti juga resume atau CV untuk posisi pekerjaan lainnya, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan saat membuat CV customer service. Dengan memperhatikan beberapa hal tersebut diharapkan rekruter terpikat hatinya dan bersedia mengundang kamu untuk melakukan wawancara kerja.

Sebelum membuat CV customer service, ada baiknya kamu mengetahui beberapa hal yang seringkali ingin diketahui rekruter karyawan customer service, yaitu,

  • Seberapa banyak pelanggan yang dilayani keluhan atau pertanyaannya dalam sehari (jika kandidat pernah mengisi posisi customer service);
  • Kemampuan berinteraksi dengan pembeli atau nasabah (jika belum memiliki pengalaman sebagai customer service), atau berapa banyak pembeli atau nasabah yang dilayani dalam sehari;
  • Skill dan kemampuan tambahan. Semisal, kemampuan berkomunikasi lewat telepon atau tatap muka (jika kandidat sudah berpengalaman sebagai customer service).

Berdasarkan hal-hal di atas, berikut ini cara membuat CV customer service yang bisa memikat hati rekruter.

Cantumkan Tujuan pada CV Customer Service yang Kamu Buat

Profesi customer service mengharuskan kamu untuk berinteraksi dengan banyak orang. Namun, ada banyak cara untuk berinteraksi yang bisa kamu lakukan. Semisal, melayani atau menghubungi pelanggan lewat sambungan telepon (call center), atau melayani pelanggan dengan bertatap muka.

Kedua hal tersebut membutuhkan skill dan kemampuan yang berbeda. Oleh karena itu, cantumkan pada resume seperti apa kamu ingin melayani pelanggan jika kamu diterima menjadi customer service. Atau pelayanan seperti apa yang paling sesuai dengan keinginan atau kemampuan kamu.

Memperhatikan Dasar Penulisan Resume

Meski setiap kandidat punya tujuan yang berbeda, dalam menulis resume atau CV customer service kamu harus tetap memperhatikan dasar-dasar penulisan CV. Cobalah untuk mencantumkan semua informasi hanya pada satu halaman. Caranya dengan menuliskannya secara singkat.

Dalam membuat CV customer service kamu juga harus memperhatikan urutan kronologis. Terutama untuk bagian pengalaman kerja. Selain itu, jangan lupa untuk membaca kembali apa yang sudah kamu tulis untuk memastikan tidak ada kesalahan informasi atau salah tulis.

Berikan Informasi Secara Singkat Tapi Lengkap

Bullet point sering kali digunakan untuk mempermudah rekruter memahami informasi yang diberikan oleh kandidat karyawan. Ada baiknya kamu juga menggunakan bullet point dalam mencantumkan informasi.

Namun, cobalah untuk menyampaikan informasi dengan singkat tapi lengkap. Semisal, untuk menjelaskan job description di pekerjaan sebelumnya, kamu bisa menggunakan rumus: tugas + kuantitas + hasil. Sebagai contoh, kamu melayani keluhan pelanggan di front desk rata-rata 25 orang perhari, dengan 90 persen berhasil menyediakan solusi.

Dengan memperhatikan beberapa hal di atas,diharapkan CV customer service yang kamu buat bisa memikat hati rekruter. Sehingga, rekruter bersedia mengundang kamu untuk melakukan wawancara kerja.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here