Tips Membuat Iklan Viral yang Unik dan Selalu Diingat oleh Banyak Orang

membuat iklan viral
Sumber : Naija Tech Guide

Iklan adalah salah satu bentuk promosi yang selalu menjadi andalan semua brand bisnis. Dahulu, iklan hard selling mungkin lebih diminati para pebisnis karena dianggap lebih efektif. Namun kini, efektivitas tersebut harus dikemas secara lebih kreatif. Perwujudan promosi yang efektif bisa dilakukan dengan membuat iklan viral.

Berbicara soal membuat iklan viral, Anda pasti masih ingat dengan iklan Ramayana yang viral dan berhasil mengundang gelak tawa.

Jika Anda dan Rekan-Rekan Ingin Membuat Iklan Viral Serupa, Pahami Tips-Tips Ini Terlebih Dahulu

Menggunakan Ide Ringan atau Menyentuh Hati

Sumber : Jess Whitle Stone

Setidaknya ada dua jenis ide yang bisa membuat iklan viral dan selalu diingat orang. Ide tersebut yaitu hal-hal bersifat ringan (komedi) atau yang menyentuh hati. Ide yang bersifat ringan harus terlihat unik dan mampu membuat orang yang menyaksikannya jadi tertawa. Sedangkan ide yang menyentuh hati identik dengan nilai-nilai kebaikan yang disampaikan dengan cara relevan. Hampir semua jenis iklan viral menggunakan salah satu dari konsep tersebut untuk mengembangkan cerita.

Baca Juga: Product Placement: Cara Baru Beriklan Melalui Film dan Sinetron

Soft Selling Sangat Diminati

Sumber : Idea Imaji

Anda memang bisa membuat iklan viral dengan konsep hard selling. Kendati demikian, kini konsep soft selling juga tak kalah disukai. Karena konsep ini dianggap lebih santai dan tidak terlalu menitikberatkan promosi pada iklan. Banyak pemirsa yang lebih menyukai iklan soft selling dan rela menghabiskan waktu beberapa menit demi iklan tersebut. Konsep iklan soft selling ini pernah digunakan Ramayana untuk tema Ramadan 2017.

Opening Iklan yang Menarik

Sumber : High End 3D

Iklan yang ditampilkan di Youtube maupun TV wajib memiliki opening yang menarik. Bila opening-nya menarik, pemirsa pun akan tergugah untuk menyaksikannya sampai selesai. Nilai-nilai yang didapatkan dari iklan tersebut akan memperbesar potensi viral. Sebab biasanya pemirsa gemar membagikan konten yang dianggap menarik, bermanfaat, atau lucu.

Durasi Iklan yang Relatif Singkat

Sumber : Bandung Design

Semakin panjang suatu iklan, maka semakin besar pula risiko yang akan dihadapi. Pemirsa (terutama kalangan pengguna internet) tidak ingin membuang waktu untuk iklan yang terlalu panjang. Jadi, durasi iklan selama satu hingga dua setengah menit harus digunakan secara maksimal untuk menyampaikan esensi iklan. Jangan sampai pemirsa merasa waktunya terbuang percuma setelah menyaksikan iklan tersebut.

Membuat iklan viral ternyata tidak sulit kalau Anda sudah memahami formulanya. Kolaborasi antar anggota tim akan menghasilkan iklan yang berpotensi viral sesuai tujuan. Siapkah Anda menciptakan iklan viral terbaru untuk mempopulerkan bisnis Anda?

Beri komentar Anda tentang artikel ini