Tips Membuat Karyawan Milenial Berbahagia di Tempat Kerja

Saat ini, beragam posisi di berbagai perusahaan banyak diisi oleh karyawan milenial. Oleh karenanya, perusahaan hendaknya memberikan perhatian khusus kepada karyawan milenialnya. Pasalnya, milenial dikenal sebagai generasi yang mudah berpindah dari satu tempat kerja ke tempat kerja lainnya.

Milenial merupakan generasi yang saat ini banyak mendapat perhatian. Mereka tumbuh menjadi dewasa di era perkembangan serta percepatan teknologi dan informasi. Kreativitas, inovasi dan semangat berkolaborasi menjadi ciri khas dari generasi ini.

Jika milenial mampu mengeluarkan potensi dan kemampuan terbaiknya, ada banyak manfaat yang bisa didapatkan oleh perusahaan. Namun, bagaimana jika karyawan milenial tidak mendapatkan kebahagiaan di tempat kerjanya?

Produktivitas kerja tentunya akan menurun. Sebaliknya, tingkat turnover akan meningkat. Untuk itu, beberapa cara di bawah ini mungkin bisa diterapkan, agar bisa membuat karyawan milenial berbahagia di tempat kerjanya.

Meningkatkan Skill dan Kemampuan Karyawan Milenial

Milenial gemar mengevaluasi skill dan kemampuan yang dimilikinya. Sekiranya skill atau kemampuan yang dimiliki tidak cukup untuk menyelesaikan pekerjaan, maka ia akan berusaha meningkatkan atau mengembangkannya.

Dalam hal ini perusahaan bisa memfasilitasi agar karyawan milenialnya bisa terus meng-upgrade skill dan kemampuannya. Semisal, melalui program training, workshop atau mentoring.

Perusahaan juga sebaiknya tidak menghalangi karyawan yang ingin meng-upgrade kemampuannya, baik di dalam perusahaan maupun di luar perusahaan.

Menyalurkan Kreativitas dan Passion

Cara lain untuk membuat karyawan milenial berbahagia, yaitu dengan menyalurkan kreatifitas yang dimilikinya. Perusahaan hendaknya tidak mematikan kreativitas yang dimiliki oleh karyawannya. Sebaliknya, upaya untuk mendukung inovasi harus terus dilakukan.

Baca Juga: Depresi pada Milenial Kerap Disebabkan Hal-Hal Berikut

Di sisi lain, setiap karyawan milenial juga punya passion yang berbeda. Dalam hal ini, ada baiknya perusahaan menyalurkan passion yang dimiliki lewat tugas atau pekerjaan yang diberikan.

Atau dengan menempatkan karyawan di posisi yang sesuai dengan passion. Cara lainnya, yaitu dengan mengadakan beragam aktivitas ekstra yang bisa menyalurkan passion karyawan.

Membuat Karyawan Milenial Berbahagia dengan Menyediakan Feedback

Feedback sangat diperlukan karyawan milenial untuk mengetahui kualitas pekerjaan yang sudah diselesaikan. Baik itu feedback negatif, maupun positif. Dengan begitu, segala kekurangan yang ada bisa diperbaiki.

Namun, perusahaan juga sebaiknya memberi dukungan dan bimbingan agar karyawan milenial bisa bekerja dengan baik, sesuai dengan target atau tujuan yang ingin dicapai. Selain itu, dukungan dan bimbingan juga berguna untuk meningkatkan moral dan motivasi.

Menjalin Komunikasi dan Menjaga Work-Life Balance

Gaji atau penghasilan tentunya penting bagi milenial, Tapi, menyediakan lingkungan kerja yang nyaman juga membuat karyawan milenial berbahagia lho. Hal ini bisa dilakukan dengan beberapa cara.

Salah satunya, menjalin komunikasi dan hubungan yang harmonis di kantor. Baik hubungan antara atasan dan bawahan maupun hubungan antar rekan kerja.

Bagi milenial, work-life balance juga merupakan hal yang penting untuk menciptakan kenyamanan kerja. Nah, perusahaan bisa melengkapi kantornya dengan beberapa fasilitas agar tercipta keseimbangan antara bekerja dan bersantai. Semisal, adanya area makan, area istirahat serta area rekreatif dan olahraga.

Kebahagiaan karyawan diperlukan untuk meningkatkan retensi. Oleh karena itu, jika perusahaan bisa membuat karyawan milenial berbahagia, mereka akan betah bekerja.

Lebih dari itu, produktivitas dan kualitas hasil pekerjaan juga meningkat. Hal ini bisa terjadi karena karyawan merasa perannya dibutuhkan oleh perusahaan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here