Talent Assessment: Jangan Bingung dalam Menentukan Kandidat Terbaik

Dalam sebuah proses rekrutmen ada kalanya terdapat dua atau lebih kandidat potensial. Namun, karena hanya ada satu posisi yang ditawarkan, kamu tentunya harus menentukan satu kandidat terbaik. Untuk itu, kamu bisa menggunakan talent assessment.

Talent assessment atau candidate assessment merupakan cara menilai dan mendapatkan kandidat terbaik dari beberapa kandidat yang ada. Tidak hanya terbaik untuk menempati posisi pekerjaan yang ditawarkan saja. Lebih dari itu, kandidat tersebut juga harus culture-fit. Yaitu, kandidat yang memiliki karakter, kepribadian dan cara kerja yang sesuai dengan budaya perusahaan.

Cara ini juga bisa digunakan untuk mengurangi jumlah kandidat sehingga nantinya didapatkan hanya beberapa kandidat potensial. Berikut ini beberapa metode talent assessment yang bisa digunakan untuk mendapatkan hasil terbaik dengan efisien.

Melakukan Simulasi Pekerjaan

Metode simulasi pekerjaan umumnya dipilih untuk menyeleksi kandidat karyawan yang bekerja di lini terdepan. Dengan melakukan simulasi, rekruter mengetahui bagaimana kandidat menghadapi pelanggan atau nasabah. Semisal, dengan menugaskannya untuk menjual sebuah pulpen pada rekruter.

Simulasi lainnya, menugaskan kandidat untuk mengatasi pelanggan yang komplain. Di tengah-tengah simulasi, rekruter bisa memberikan pertanyaan untuk mengetahui kemampuan kandidat memecahkan masalah, atau kemampuannya bekerja dalam tekanan.

Jika posisi yang ditawarkan berada di level manajemen atau administratif, rekruter bisa menggunakan metode tes kerja. Semisal, menugaskan kandidat untuk membuat program komputer sederhana.

Baca Juga: Mengenal Teknik Behavioral Interview yang Belakangan Dipakai Para HRD

Simulasi dan Games dalam Group Interview

Dalam sebuah group interview, rekruter bisa menganalisa kandidat mana yang punya keunggulan atau kemampuan lebih dari kandidat lainnya. Caranya, yaitu dengan melakukan simulasi atau memainkan sebuah game.

Kelebihan dari melakukan simulasi dan game dalam group interview, yaitu rekruter bisa mengetahui bagaimana kandidat bekerjasama atau berkolaborasi dengan kandidat lainnya.

Selain itu, rekruter bisa lebih bebas menyesuaikan jenis simulasi atau game yang dimainkan dengan posisi yang ditawarkan atau kebutuhan perusahaan.

Talent Assessment dengan Uji Coba Kerja

Berbeda dengan simulasi, uji coba kerja dilakukan dengan menugaskan kandidat langsung bekerja di posisi yang ditawarkan. Dengan begini, kandidat merasakan langsung suasana kerja, tantangan yang dihadapi dalam bekerja dan interaksi dengan rekan kerja. Umumnya metode ini dipilih untuk menentukan kandidat terbaik di posisi pekerjaan manajemen/administratif.

Salah satu keuntungan menggunakan metode uji coba kerja, yaitu rekruter bisa melihat langsung kemampuan kandidat secara nyata. Namun, metode memiliki kekurangan dalam pelaksanaannya yang membutuhkan waktu yang cukup panjang. Selain itu, perusahaan harus memberikan kompensasi pada kandidat. Meskipun jumlah kompensasinya tidak penuh.

Memilih metode talent assessment yang tepat akan menghasilkan kandidat terbaik dengan tepat pula. Namun demikian, metode yang dipilih tentunya harus disesuaikan dengan situasi dan kondisi perusahaan, serta posisi yang ditawarkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here