Tips Melakukan Pitching agar Investor Tertarik pada Anda

Dalam membangun sebuah startup, tentu Anda membutuhkan dana cukup besar dari investor. Kunci keberhasilan startup Anda juga berawal dari melakukan pitching di hadapan investor. Agar tidak terkesan bertele-tele dan membosankan, berikut beberapa tips singkat melakukan pitching yang mampu menarik perhatian investor.

Dalam Melakukan Pitching, Fokuslah pada Ide Utama Anda

Ingat, Anda sedang dalam kondisi untuk meminta bantuan dan dana pada investor. Sebelum melakukan pitching, cobalah untuk berpikir dari sudut pandang seorang investor.

Kira-kira kepada siapa Anda bisa dengan senang hati mengeluarkan dana segar: untuk orang yang sudah jelas mau melakukan apa dengan tujuan menjanjikan atau untuk orang yang hanya berputar-putar rencana tidak jelas?

Oleh sebab itu, sangat penting untuk Anda selalu fokus pada ide utama. Pikirkan dengan cermat pesan apa yang ingin Anda sampaikan kepada calon investor tentang usaha yang Anda buat. Buatlah presentasi sederhana yang memuat gagasan-gagasan pada pemikiran tersebut beserta tujuan akhir yang Anda capai.

Baca Juga: Elevator Pitch, Cara Cepat Memikat Pelanggan atau Investor

Anda Tidak Perlu Melebih-lebihkan Sesuatu saat Melakukan Pitching

Selain harus tetap fokus pada ide utama, Anda juga sebaiknya mampu mengontrol diri untuk tidak terlalu melebih-lebihkan rencana Anda. Investor kurang tertarik pada pitching yang membesar-besarkan sesuatu agar terkesan menarik. Anda tidak perlu kok menjanjikan banyak hal yang sesungguhnya di luar kemampuan Anda.

Ingatlah untuk selalu menjadi diri sendiri saat pitching. Tetap berpikir realistis tanpa banyak memberi bumbu-bumbu tak penting pada materi Anda. Percayalah, calon investor lebih suka melihat diri Anda yang sebenarnya dengan fokus yang jelas.

Gunakan Story Telling untuk Menarik Minat Investor

Salah satu faktor penentu yang membuat calon investor betah pada presentasi Anda adalah cara penyampaian Anda. Cobalah untuk mempraktikkan story telling saat melakukan pitching di depan calon investor. Ajak calon investor masuk ke sebuah cerita yang akan menjadi benang merah pada ide utama Anda.

Setelah mampu menyusun gagasan-gagasan, Anda bisa meramu gagasan-gagasan tadi menjadi bentuk story telling yang lebih menarik. Pastikan visual dari presentasi Anda juga mampu menarik para calon investor ya!

Nah, semoga tips tadi bisa Anda praktikkan saat melakukan pitching di hadapan inverstor ya! Ingat, poin penting sebelum membangun startup adalah penyampaian ide yang menarik di hadapan investor.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here