Gimana Sih Cara Terbaik Mencantumkan Pengalaman Kerja di CV?

Penulisan Curriculum Vitae (CV) memang harus dilakukan secara cermat agar peluang mendapatkan pekerjaan semakin terbuka lebar. Salah satu yang paling penting dan patut menjadi perhatianmu adalah pengalaman kerja. Menulis pengalaman kerja di CV tak boleh sembarangan demi meningkatkan kualitas dirimu saat melamar pekerjaan.

Lantas, bagaimana cara terbaik mencantumkan pengalaman kerja di CV? Yuk, simak dulu ulasan berikut ini untuk meminimalkan kesalahan ketika membuat CV.

Pengalaman Apa Saja yang Patut Dicantumkan di CV?

Beberapa jenis pengalaman yang bisa kamu cantumkan di CV antara lain pengalaman kerja, pengalaman magang, pengalaman pelatihan kerja, pengalaman organisasi, dan pengalaman akademis nonformal (misalnya pengalaman workshop, seminar, dan webinar).

Baca Juga: Yuk, Buat CV yang ATS Friendly agar Lekas Mendapatkan Pekerjaan!

Tips Menulis Pengalaman Kerja dengan Benar

Sebelum kamu mencantumkan pengalaman kerja di CV, simak dulu beberapa tips berikut ini agar kamu bisa melakukannya dengan benar:

  • Sebaiknya kuantitas pengalaman yang dicantumkan tidak berlebihan agar CV-mu tidak terlalu penuh. Saat menulis pengalaman kerja di CV. Empat hingga lima pengalaman kerja sudah cukup membuktikan bahwa kamu adalah kandidat karyawan yang profesional.
  • Kamu harus memprioritaskan pengalaman yang paling bonafide untuk menarik tim rekrutmen, misalnya pengalaman bekerja di perusahaan kompetitor atau startup yang berkembang pesat.
  • Durasi pengalaman kerja yang patut dicantumkan di CV minimal satu tahun. Pengalaman kerja kurang dari setahun biasanya membuatmu dianggap kurang profesional karena sering berpindah tempat kerja.
  • Jangan lupa mencantumkan lama bekerja dan posisi pada keterangan pengalaman kerja. Sehingga tim rekrutmen yang menyeleksi CV-mu bisa mengidentifikasi kesesuaian antara pengalaman kerjamu dengan pekerjaan yang sedangkamu lamar.

Bagaimana Jika Kamu Belum Punya Pengalaman Kerja?

Kamu tak perlu berkecil hati bila belum punya pengalaman kerja. Untuk mengakali informasi pengalaman kerja di CV, kamu bisa melakukan beberapa hal berikut ini:

  • Menyertakan pengalaman magang. Bila mencantumkan pengalaman magang, jangan lupa menyebutkan durasi magang serta posisimu sebagai karyawan magang.
  • Menulis informasi tentang program pelatihan kerja yang pernah kamu ikuti.
  • Mencantumkan info tentang aktivitas yang pernah kamu lakukan sebagai relawan (volunteer), terutama untuk event-event berskala besar.
  • Mengisi waktu senggang di sela-sela aktivitas melamar kerja dengan cara mengikuti webinar, workshop, kursus bahasa asing, atau aktivitas belajar lainnya yang berkaitan dengan bidang pekerjaan tertentu.

Jadi, jangan berkecil hati dulu jika belum punya banyak pengalaman kerja. Kamu tetap bisa membuat lamaran kerja secara profesional walaupun belum memiliki pengalaman yang memadai di dunia kerja. Yuk, perbaiki lagi CV-mu sebelum mengirim lamaran kerja.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here