Ini Tips Mencari Kerja di Job-Like di Tengah Pandemi Covid-19

Wabah virus Covid-19 berdampak besar pada perekonomian dunia. Apakah kamu salah satu yang terkena dampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karena perusahaan harus menekan pengeluarannya? Dalam situasi ini, Job-Like tetap berkomitmen untuk membantu para tenaga kerja mendapatkan pekerjaan. Lalu, bagaimana proses mencari kerja di Job-Like?

Melalui artikel ini kami akan memberikan tips agar kamu bisa menemukan kembali kariermu di tengah pergumulan ekonomi. Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah merefleksi diri. Nilai diri kamu dengan cermat, terutama terkait keahlian dan pengalaman. Cobalah untuk menemukan keahlian yang relevan dengan industri yang dibutuhkan pada situasi wabah virus Covid-19 ini.

Pasalnya, pandemi Covid-19 telah merusak jantung beberapa sektor industri, seperti otomotif, pariwisata, penerbangan dan maritim, konstruksi dan real estate, dan manufaktur. Sementara itu, ada sektor yang justru semakin dibutuhkan masyarakat untuk bertahan menghadapi wabah ini. Yaitu, sektor medis, layanan kesehatan, makanan dan retail, e-commerce, agrikultur, dan pendidikan.

Nah, untuk bertahan dalam “perang ekonomi” saat ini, kamu harus membidik pekerjaan di sektor-sektor yang tengah dibutuhkan masyarakat. Pertanyaannya kemudian, bila pengalaman kerja dan skill tidak memenuhi syarat untuk sektor-sektor tersebut, apa yang harus dilakukan? Jangan dulu putus asa. Kamu sebenarnya memiliki transferable skill, lho!

Transferable skill adalah keahlian yang bisa kamu aplikasikan di pelbagai pekerjaan dan industri. Beberapa transferable skill yang mungkin sudah kamu miliki dan bisa menjadi poin pertimbangan ketika mencari kerja di industri yang berbeda, seperti berikut ini:

  • Kemampuan berkomunikasi dengan baik;
  • Teamwork;
  • Kemampuan berorganisasi;
  • Leadership;
  • Kemampuan beradaptasi;
  • Kemampuan memelajari teknologi dengan cepat.

Misalnya, pengalaman kerja kamu adalah di bidang sales produk. Namun, situasi pandemi Covid-19 memaksa kamu untuk banting stir ke dunia pendidikan sebagai public relation. Kemampuan komunikasi sebagai sales bisa kamu praktikkan ketika berkomunikasi dengan para murid, orangtua, dan pihak lainnya yang terkait.

Baca Juga: Life at Job-Like.com: Menjadi Media Rezeki untuk Banyak Orang

Mencari Kerja di Job-Like dengan Telusuri Portal Lowongan Kerja

Portal pencarian kerja Job-Like.com

Setelah kamu mengidentifikasi keahlian, transferableskill dan pengalaman, kamu bisa mulai menelusuri lowongan pekerja di portal Job-Like atau Linkedin Job-Like. Gunakan kata kunci yang relevan dengan keahlian dan pengalaman kamu, seperti “sales” atau “content writer” dalam kolom pencarian kerja.

Selain itu, kamu juga memasukkan kata kunci “remote” atau “work from home” ketika mencari kerja di Job-Like untuk menyortir lowongan pekerjaan yang relevan dengan situasi saat ini. Sehingga kamu bisa bekerja dari rumah seperti anjuran pemerintah untuk mencegah penyebaran virus Covid-19.

Poin penting lainnya ketika mencari kerja adalah memoles resume dan CV. Perbaharui CV kamu dengan menegaskan transferable skill yang kamu miliki. Sehingga rekruter bisa mempertimbangkan kamu sebagai kandidat meski dari segi pengalaman kerja belum sesuai harapan mereka.

Namun, bila lamaran yang sudah kamu ajukan tak kunjung mendapatkan jawaban, jangan putus asa. Mencari kerja di tengah pandemi Covid-19 memang tak mudah. Pergolakan ekonomi dialami seluruh perusahaan di penjuru dunia. Manajemen perusahaan akan lebih selektif dalam mengeluarkan kebijakan rekrutmen, sementara tenaga kerja yang membutuhkan pekerjaan semakin banyak.

Jadi, jangan mudah menyerah dan terbawa arus stres. Coba deh ikuti dua tips Job-Like berikut ini ketika mencari kerja dalam situasi sekarang ini:

Jaga momentum

Sebelum pandemi Covid-19 merebak, proses mencari kerja pun membutuhkan komitmen yang tinggi. Nah, dalam situasi saat ini kamu dituntut untuk melipatgandakan komitmen. Luangkan waktu lebih banyak dalam mencari kerja di Job-Like.

Untuk menjaga komitmen, kamu bisa mematok target mengirim lamaran harian atau mingguan. Ketika target itu tercapai, jangan segan untuk mengapresiasi dirimu. Misalnya, melalui hal kecil seperti menyantap es krim. 

Sabar

Kesabaran mutlak kamu miliki dan terapkan. Ingat, bukan hanya kamu yang mengalami situasi sulit. Perusahaan pun tengah kebat-kebit menyelamatkan kondisi keuangannya. Belum lagi situasi work from home yang mungkin menghambat arus kerja rekrutmen.

Bila kamu tak kunjung mendapatkan jawaban, jangan bertahan pada satu keran. Ajukan lamaran ke perusahaan lain.


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here