Tips Menekan Nilai Penyusutan Mobil agar Harga Jual Mobil Tetap Tinggi

Bagi kamu yang berencana menjual mobil, ada baiknya kamu mengenal perihal nilai penyusutan mobil. Sehingga kamu tahu berapa nilai dari mobil yang akan kamu jual.

Nilai penyusutan mobil adalah selisih antara nilai mobil saat pertama kali dibeli dengan nilai mobil saat ini. Nilai mobil biasanya ditentukan dari harga sebuah mobil. Oleh karena itu, kalau harga mobil menyusut atau berkurang, biasanya nilainya juga berkurang.

Semisal, kalau kamu membeli sebuah mobil seharga Rp150 juta pada tahun 2005, dan harganya menjadi Rp90 juta pada 2019, maka nilai mobil tersebut sudah menyusut sebesar 40 persen.

Penyebab Harga Mobil Menyusut

Nilai mobil bisa menyusut karena beberapa faktor. Baik yang bisa dikontrol maupun tidak, di antaranya:

  • Jarak tempuh: semakin jauh jarak perjalanan yang sudah ditempuh oleh mobil, maka nilainya semakin menyusut.
  • Efisiensi bahan bakar: semakin boros pemakaian bahan bakarnya, maka nilainya semakin menyusut.
  • Kondisi kendaraan: kondisi kendaraan yang tidak terawat bernilai yang lebih rendah dibandingkan kendaraan terawat.
  • Perubahan tren: jenis mobil yang sudah tidak lagi trending biasanya nilainya menyusut.
  • Reputasi: mobil yang dibuat untuk bertahan dalam waktu lama memiliki nilai lebih dibandingkan mobil yang sering mogok atau sering membutuhkan pergantian suku cadang.

Baca Juga: Ingin Kredit Mobil? Simak 5 Tips Ini agar Bujet Bulanan Tetap Aman

Cara Mengurangi Nilai Penyusutan Mobil

Kalau kamu berencana menjual mobil, tentunya kamu harus menjaga nilainya mulai sekarang. Untuk itu, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan. Berikut ini di antaranya:

Patuhi Jadwal Service Mobil

Setiap mobil pasti memiliki jadwal service, seperti pergantian oli mesin, oli transmisi, minyak rem, kampas rem dan melakukan tune-up serta pengecekan lain. Jadwal service biasanya bisa bisa dilihat di buku service dari setiap kendaraan. Kalau kamu ingin menekan nilai penyusutan mobil, maka jadwal service mobil ini harus kamu patuhi.

Kurangi Jarak Tempuh

Mengurangi jarak tempuh juga bisa menekan nilai penyusutan mobil. Hal ini tentunya agak sukar dilakukan. Pasalnya, bukankah mobil berfungsi untuk mengantarkan pemiliknya dari satu tempat ke tempat lainnya?. Namun, kamu tetap bisa mencoba mengurangi jarak tempuh dengan beberapa cara. Salah satunya, yaitu dengan sesekali menggunakan transportasi umum atau transportasi online.

Membeli Mobil yang Kondisinya Terawat

Bagi kamu yang ingin membeli mobil dan berencana menggantinya dalam beberapa tahun ke depan, kamu juga bisa menekan nilai penyusutannya. Caranya, memastikan kondisi mobil yang kamu beli dalam keadaan baik atau terawat (untuk mobil secondhand).

Cara lainnya, memilih jenis atau tipe mobil yang mudah dalam perawatannya. Dengan begini, selain kamu bisa menekan nilai penyusutannya, kamu juga menghemat biaya perawatan.

Nah, kalau nilai penyusutan mobil sudah bisa ditekan, maka kamu bisa menawarkan mobil yang ingin kamu jual dengan harga lebih tinggi dari harga pasaran.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here