Ingin Mengajukan Pinjaman Online untuk Bujet Lebaran? Perhatikan Ini

Saat lebaran tiba umumnya pengeluaran bisa bertambah. Karena ada banyak kegiatan yang biasanya dilakukan. Seperti mudik, menyediakan hidangan khusus, belanja pakaian dan lain-lain. Salah satu cara mempersiapkan bujet lebaran adalah dengan mengajukan pinjaman online.

Saat ini kamu bisa dengan mudah mengajukan pinjaman online. Sudah banyak penyedia pinjaman online menawarkan jasanya. Tidak hanya itu, kamu juga bisa meminjam tanpa harus menyerahkan agunan.

Di satu sisi, pinjaman tanpa agunan bisa memudahkanmu untuk mempersiapkan bujet lebaran. Tapi di sisi lain, kamu juga harus memastikan beban pinjaman tidak mengganggu kondisi keuanganmu.

Untuk itu, jika bermaksud mengajukan pinjaman secara online, ada baiknya kamu memperhatikan beberapa hal ini.

Meminjam Sesuai Kebutuhan

Meminjamlah hanya untuk kebutuhan yang diperlukan. Semisal, kalau kamu ingin mempersiapkan bujet lebaran, pastikan pinjaman itu nantinya hanya diperlukan untuk keperluan tersebut. Bukan untuk keperluan lainnya seperti modal usaha atau belanja bulanan.

Selain itu, pastikan juga sumber pembayaran pinjaman beserta bunganya. Semisal, apakah kamu akan membayar pinjaman dengan gaji, tabungan, keuntungan usaha atau hasil investasi.

Lakukan Riset Penyedia Pinjaman Online

Meminjamlah hanya dari kreditur atau penyedia pinjaman online yang bonafit. Salah satu cirinya yaitu kreditur sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selain itu, aturan pinjam meminjamnya jelas dan bisa kamu pahami.

Sambil melakukan riset, ada baiknya kamu juga membandingkan kreditur satu dengan lainnya. Sehingga kamu bisa mendapatkan kemudahan. Baik kemudahan pengajuan pinjaman maupun pembayaran cicilannya.

Baca Juga: Bebas Pinjol, 5 Langkah Mudah Melunasi Pinjaman Online

Mengetahui Agunan dan Bunga Pinjaman

Beberapa penyedia pinjaman online tidak mengharuskan adanya agunan bagi debiturnya. Meski demikian, pastikan kamu mengetahui besar bunga dan cara perhitungannya. Untuk pinjaman pribadi umumnya penyedia pinjaman online mengenakan bunga yang cukup tinggi.

Yaitu, berkisar antara 0,05 persen hingga 0.8 persen per hari. Atau jika dibulatkan perbulan bunganya berkisar antara 1,5 persen hingga 24 persen.

Jika menginginkan bunga yang lebih rendah, kamu bisa mengajukan pinjaman di bank. Namun umumnya syarat pengajuannya tidak semudah mengajukan pinjaman secara online. Bunga pinjaman di bank berkisar 0,59 persen hingga 2 persen per bulan.

Selain mengetahui besar bunganya, ada baiknya kamu juga mengetahui besar sanksi keterlambatan melakukan pembayaran cicilan.

Lakukan Simulasi Pinjaman

Hampir sebagian besar penyedia pinjaman online menyediakan fitur simulasi pinjaman. Sebelum meminjam, ada baiknya kamu memanfaatkan fitur ini. Agar, kamu bisa mengetahui dengan pasti berapa besar total pengembalian yang harus kamu lakukan. Dengan fitur simulasi pinjaman, kamu juga bisa dengan cepat dan mudah melakukan perubahan jika merasa jumlah yang akan dipinjam memberatkan kondisi keuanganmu.

Jika penyedia pinjaman online belum menyediakan fitur simulasi pinjaman, ada baiknya kamu tetap melakukan simulasi secara manual. Hal ini memang memakan waktu. Tapi, lebih baik kamu mengetahui total pembayaran sedari awal bukan?

Beberapa hal di atas bisa membantumu untuk mendapatkan kemudahan saat mengajukan pinjaman online. Kamu juga bisa meminjam dengan aman. Terpenting, kamu bisa melakukan pembayaran tepat waktu, sehingga terhindar dari sanksi keterlambatan pembayaran pinjaman online.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here