Tips Mengawali Investasi di Reksa Dana, Harus Pahami Hal Ini Dulu!

Investasi di reksa dana menjadi pilihan bagi sebagian besar investor pemula. Bisa dibilang instrumen ini cocok untuk melatih keberanian dan mental sebelum berencana investasi lebih besar, misalnya saham. Namun, tetap saja butuh ketelitian tersendiri sebelum memutuskan mulai berinvestasi.

Bagi kamu para investor pemula, kenali dulu beberapa langkah penting sebelum invetasi di reksa dana. Pastikan hal-hal berikut tidak luput dari perhatianmu ya.

Tentukan Tujuan Investasi

Mau berinvestasi dengan instrumen apa pun, pastikan kamu sudah memahami dan menentukan tujuan investasimu. Reksa dana sendiri punya beberapa jenis, mulai dari reksa dana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana campuran, hingga reksa dana saham. Jadi, penting bagi kamu memastikan tujuan keuangan sebelum memilih produk yang tepat.

Tentukan juga jangka waktu yang kamu inginkan dalam berinvestasi demi mencapai tujuan tersebut. Bisa jangka pendek (1-5 tahun), jangka menengah (5-15 tahun), hingga jangka panjang (di atas 15 tahun). Jangan asal investasi di reksa dana hanya karena ikut-ikutan tren saja ya!

Cermati Profil Risiko

Tidak semua investor memiliki profil risiko yang sama. Mengenal profil risiko diri sendiri memudahkan investor memilih produk reksa dana yang lebih tepat. Para investor pemula sendiri biasanya memiliki profil risiko yang masih konservatif.

Sebaiknya jangan berinvestasi sebelum mengenal profil risiko. Kalau temanmu cocok dengan reksa dana saham, bukan berarti hal itu berlaku untukmu juga. Mengabaikan profil risiko dapat berbahaya dalam berinvestasi, apalagi jika mentalmu cenderung mudah turun ketika investasi anjlok.

Baca Juga: Trik Jitu Investasi di Masa Pandemi agar Peluang Cuan Makin Besar

Tentukan Produk Reksa Dana yang Tepat

Investasi di reksa dana sebenarnya tergolong cukup mudah dipelajari. Ada baiknya kamu mengenal jenis-jenis reksa dana secara mendalam dulu sebelum memilih. Pelajari imbal hasil yang ditawarkan hingga risiko-risiko apa saja yang akan muncul.

Sebagai investor pemula, kamu bisa gunakan reksa dana pasar uang untuk memenuhi tujuan keuangan jangka pendek. Misalnya, investasi untuk dana liburan atau membeli gadget. Sementara, tujuan jangka menengah dan panjang bisa memakai reksa dana pendapatan tetap hingga reksa dana saham.

Pelajari Track Record Manajer Investasi

Kunci penting yang harus kamu perhatikan dalam investasi di reksa dana adalah pengelolaan dana oleh manajer investasi. Hati-hati, sekarang banyak sekali manajer investasi bodong yang merugikan investor. Pelajari dulu manajer investasi yang hendak kamu pilih, cermati rekam jejaknya.

Pilihlah manajer investasi yang sudah terdaftar di OJK dan punya track record baik. Jangan mudah tergiur dengan iming-iming imbal hasil tinggi dalam jangka waktu pendek semata. Ibaratnya, kamu harus benar-benar teliti melihat produk sebelum membelinya.

Jika ragu memulai investasi di reksa dana, cobalah dengan nominal yang kecil terlebih dahulu. Kini berinvetasi reksa dana bisa dimulai dari Rp100 ribu saja loh. Bahkan, sudah banyak platform investasi online menyediakan kemudahan berinvestasi tanpa perlu ke bank.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here