Bossy Coworker, Rekan Kerja di Kantor yang Sering Banget Bikin Stres

Bossy coworker adalah rekan kerja di kantor yang seringkali memberi tahu apa yang harus dilakukan oleh orang lain, tidak peduli bila sebenarnya itu adalah pekerjaan yang harus ia selesaikan sendiri, atau hanya asal memberi perintah.

Orang seperti seringkali menciptakan lingkungan yang toxic untuk semua orang yang terlibat karena bisa bikin stres. Jika kamu harus menghadapi bossy coworker di kantor, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghadapinya.

Tetap Santai Saat Hadapi Bossy Coworker

Tetap santai lebih mudah diucapkan daripada dilakukan, terutama saat kamu sedang menghadapi bossy coworker yang suka memerintah. Tetapi, tidak ada yang lebih buruk daripada membalas dan balik marah-marah karena ini bisa memperburuk keadaan.

Perlu kamu tahu jika orang yang bossy seperti ini seringkali memainkan kartu play the victim. Ia akan terus-menerus melakukan untuk mendapat reaksi dari orang-orang di sekitarnya. Jadi, tetap tenang adalah hal paling penting yang perlu kamu lakukan.

Bersikap Tegas pada Tugas dan Kewajibanmu

Jika kamu merasa rekan kerja mengambil keuntungan dari dirimu, sangat wajar jika kamu menegaskan apa pekerjaanmu dan tetap dengan pendirian. Untuk melakukan itu, kamu dapat mengatakan kalau kamu mengerti akan permintaannya, namun tolaklah dengan baik-baik.

Misalnya, jika rekan kerja meminta kamu untuk mengambil bagian dari tugasnya, kamu bisa menjawab, “Proyek kamu memang menarik, tetapi saya tidak bisa membantu karena sekarang saya juga sedang banyak pekerjaan”. Respon sederhana seperti ini akan membuat mereka mundur, dan tidak akan mengganggumu lagi.

Baca Juga: Membantu Pekerjaan Rekan Kerja Bisa Berdampak Buruk bagi Kariermu

Tiru Body Language Si Bossy Coworker

Tiap orang tentu sering mendiskusikan pentingnya body language di tempat kerja karena “actions are louder than words“. Ketika kamu harus menjadi target dari bossy coworker, pastikan kamu berdiri tegak, melihat matanya dan tetap percaya diri saat terlibat dalam segala bentuk percakapan.

Hal ini akan menunjukan bahwa kamu adalah orang yang kuat dan tidak akan mentoleransi perilaku tidak adil.

Tetapkan Batasan

Ketika berbicara tentang tempat kerja, kamu perlu menetapkan batasan sehingga orang-orang tahu kapan mereka dapat mengganggu kamu atau tidak. Bila kamu memiliki ruangan kerja sendiri, solusinya sederhana kamu bisa menutup pintu. Ini bisa menjadi petunjuk jika kamu sedang tidak ingin diganggu.

Namun, sebagian besar dari karyawan tidak memiliki ruang kerja pribadi. Sehingga kamu harus memberikan pesan langsung. Metode yang paling tepat adalah dengan menggunakan headphone karena ini dapat menjadi indikasi jika kamu sedang tidak ingin diganggu. Jika gagal, kamu hanya perlu memberi tahu rekan kerja untuk tidak mengganggumu.

Ingatkan Siapa Bos yang Sesungguhnya

Seringkali, bossy coworker yang suka memerintah hanya perlu diingatkan siapa bos yang sesungguhnya. Karena mereka bersemangat untuk memimpin, mereka pun harus terlibat pada tanggung jawab kecil yang dimiliki dan mengambil keuntungan untuk diri sendiri. Sebagai contoh, jika kamu adalah orang baru di kantor, seringkali kamu menjadi target dari bossy coworker.

Bossy coworker tahu bahwa kamu akan membuat kesan terbaik dan akan melakukan apapun untuk pekerjaan yang diminta. Bila ini terjadi, kamu hanya perlu memahami wewenangnya dan mengingatkan kamu hanya akan menerima instruksi dari bos.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here