Media Sosial: Tips Mengubah Follower Menjadi Customer

Salah satu manfaat dari memiliki media sosial untuk bisnis, yaitu kamu bisa menambah jumlah customer. Caranya, dengan membagikan informasi atau memberikan penawaran lewat media sosial tersebut. Tapi, kamu juga bisa mengubah follower yang sudah ada untuk menjadi customer atau pelanggan baru.

Tidak semua follower menginginkan menjadi pelanggan. Sebagian follower mungkin hanya ingin mendapatkan update mengenai produk/jasa yang kamu tawarkan. Sebagian yang lain, hanya ingin membagikan atau mem-viralkan informasi tersebut.

Namun, dengan cara yang tepat, kamu bisa mendapatkan pelanggan baru sebanyak-banyaknya dari follower yang dimiliki. Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan kalau kamu ingin melakukannya.

Platform Media Sosial Apa yang Digunakan?

Bisnis yang kamu miliki bisa punya lebih dari satu platform media sosial. Semisal, Facebook, Instagram, Twitter dan YouTube. Untuk itu, kamu harus mengetahui platform apa yang memiliki jumlah follower terbanyak. Kamu juga harus mengetahui dari platform mana penjualan sering terjadi.

Dari sisi follower, ada baiknya kamu mengetahui apa pendapat follower mengenai produk atau jasa yang kamu tawarkan. Selain itu, apa yang sering diunggah follower, dan apa hubungan unggahan tersebut dengan produk/jasa yang kamu tawarkan.

Dengan mengetahui hal-hal tersebut di atas, kamu bisa lebih fokus menghasilkan konten yang bisa memancing interaksi follower.

Baca Juga: Tips Membuat Giveaway untuk Meningkatkan Brand Awareness di Media Sosial

Menciptakan Persona

Setelah hal-hal diatas kamu ketahui, kamu harus memahami target market dari produk/jasa yang kamu miliki. Tidak hanya itu, ada baiknya kamu menciptakan persona bagi pengguna produk/jasa kamu, sehingga follower merasa memiliki keterikatan.

Semisal, kamu menawarkan small backpack untuk milenial. Persona yang bisa kamu gunakan untuk pengguna produk/jasa, yaitu: berusia 20 hingga 30 an, mobilitas tinggi, mengendarai sepeda motor atau menaiki angkutan umum, menggemari aktivitas hangout dan berkolaborasi, menyukai gaya dan tren klasik, rela mengeluarkan lebih banyak uang untuk kualitas yang lebih baik.

Dengan persona tersebut, kamu bisa membuat konten yang menarik dan memancing interaksi dari target market yang kamu bidik. Agar hasilnya lebih baik, kamu bisa menggunakan foto atau video yang relevan.

Mengetahui Kelebihan Platform yang Digunakan

Setiap platform media sosial memiliki fitur dan keunggulannya masing-masing. Semisal, Instagram lebih bisa mengekspos foto atau gambar produk, sedangkan Facebook memungkinkan penggunanya mengunggah lebih banyak informasi.

Dengan mengetahui kelebihan dan kekurangan dari masing-masing platform, kamu bisa mengoptimalkan penggunaannya untuk membagikan konten seefektif dan seefisien mungkin. Sehingga follower menjadi tertarik untuk berinteraksi, dan akhirnya melakukan transaksi.

Selain memperhatikan beberapa hal di atas, kamu juga harus fokus. Maksudnya, ada baiknya kamu hanya membagikan informasi atau konten di satu atau dua akun media sosial saja. Apalagi jika kamu belum memiliki karyawan yang khusus mengelola akun media sosial.

Dengan begini, kamu bisa lebih mencurahkan perhatian pada interaksi yang terjadi atau feedback yang diberikan oleh follower. Sehingga, kamu lebih mudah untuk mengubah follower tersebut menjadi customer baru.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here