Menjaga Kinerja Freelancer Bisa Dilakukan dengan Cara Ini

Mempekerjakan freelancer mendatangkan beberapa keuntungan. Salah satunya, perusahaan bisa melakukan penghematan biaya gaji atau biaya operasional. Namun, agar hasilnya efektif, perusahaan juga harus mampu menjaga dan mengukur kinerja freelancer yang dimilikinya.

Mempekerjakan freelancer tentu berbeda dengan mempekerjakan karyawan tetap. Seorang freelancer harus bisa menyelesaikan tugas yang diberikan tanpa harus mendapatkan pengawasan seperti halnya karyawan tetap.

Selain itu, kinerja freelancer berhubungan dengan produktivitas yang dimilikinya. Tidak jarang produktivitas sering terabaikan karena cara kerja freelancer yang cenderung santai.

Nah, kalau perusahaanmu mempekerjakan freelancer, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kinerjanya.

Memperhatikan Proses Onboarding

Kinerja freelancer hendaknya sudah mulai dijaga sedari masa perekrutan. Kamu sudah harus melakukan proses onboarding dengan memperkenalkan pengalaman bekerja yang nyaman. Termasuk memperkenalkan pula proses dan cara kerja yang biasa digunakan.

Semisal, bagaimana perusahaan melakukan virtual team meeting, kemudahan mengakses data dan kemudahan melakukan data sharing. Beberapa hal tersebut bisa membuat freelancer termotivasi untuk bekerja dengan baik.

Meningkatkan Komunikasi dan Mempererat Hubungan Kerja

Virtual team meeting dibutuhkan untuk saling berbagi informasi. Kamu juga dapat membagikan tugas atau pekerjaan dengan cara ini. Namun, tidak ada salahnya melakukan inter-personal atau one-on-one meeting.

Dengan begini, komunikasi bisa terjalin lebih dekat. Sehingga konektivitas antara perusahaan dan freelancer menjadi lebih baik. Dalam jangka panjang, hubungan kerja yang harmonis akan menghasilkan kinerja yang positif.

Baca Juga: Trik Mengurangi Turnover dengan Meretensi Freelancer

Menetapkan Tujuan dengan Jelas

Seringkali freelancer tidak tahu apa yang harus dilakukan karena perusahaan tidak menetapkan tujuan dengan jelas. Lebih dari itu, perusahaan juga harus menjelaskan rencana apa yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut. Hal ini untuk menjaga fokus dalam bekerja sehingga kinerja freelancer bisa terjaga.

Selain itu keberadaan rencana kerja juga menciptakan akuntabilitas. Di sisi lain, perusahaan harus terus melakukan pengawasan pada progres kerja sehingga kualitas pekerjaaan bisa sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai.

Menggunakan Data untuk Mengukur Kinerja Freelancer

Untuk beberapa tugas atau pekerjaan tertentu, kamu bisa menggunakan data untuk mengukur kinerja freelancer. Dalam hal ini kamu bisa menggunakan program atau software khusus. Hasil dari pengukuran dengan cara ini bisa digunakan untuk berbagai tujuan.

Salah satunya, mengidentifikasi proses kerja mana yang efisien dan tidak efisien. Kamu juga bisa mengukur kualitas kerja dan produktivitas dari masing-masing freelancer.

Melakukan Review Freelancer

Kamu juga dapat menjaga kinerja dengan melakukan review terhadap masing-masing freelancer. Review bisa dilakukan dengan mewawancarai masing-masing freelancer. Sehingga kamu bisa mengetahui apa yang diharapkan freelancer agar kualitas pekerjaan yang didapatkan bisa lebih baik.

Di sisi lain, kamu juga bisa memberikan masukan pada freelancer sehingga freelancer bisa melakukan perbaikan pada proses kerjanya.

Menjaga kinerja freelancer diperlukan untuk memastikan tujuan perusahaan bisa dicapai. Jika hal itu terjadi maka kamu dan para freelancer akan mendapatkan banyak manfaat positif.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here