Sertakan 5 Hal Ini dalam CV untuk Melamar ke Startup, Jangan Kelewat!

CV menjadi kunci penting saat kamu melamar ke startup. Berbeda dengan perusahaan konvensional kebanyakan, startup biasanya punya kebiasaan unik tersendiri dalam merekrut karyawan. Kalau kamu berkeinginan bekerja di startup, pastikan jangan gegabah menyiapkan CV ya.

Berikut hal-hal yang harus kamu sertakan dalam CV saat melamar ke startup. Perhatikan satu per satu dengan baik, lalu cek dulu apakah CV kamu sudah memuat hal-hal ini.

Pendidikan

Hampir sama dengan CV kebanyakan, jangan lupa cantumkan pendidikan. Tuliskan riwayat dua jenjang pendidikan terakhir yang pernah kamu tempuh. Andai kamu sudah lulus S2, cukup sertakan pendidikan di dua bangku kuliah saja.

Pada dasarnya startup tidak begitu menekankan latar belakang pendidikan saat merekrut karyawan. Namun, kualitas dirimu juga bisa tercermin dari pendidikan apa yang sudah kamu tempuh. Ini mempermudah startup untuk mengukur kemampuan awalmu.

Pengalaman Kerja

Jika kamu seorang fresh graduate, pengalaman magang di suatu startup bisa menjadi pertimbangan tersendiri loh. Jadi, jangan ragu untuk menuliskan semua pengalaman kerja selama kamu duduk di bangku kuliah. Apalagi kalau pekerjaan tersebut sangat relevan dengan posisi yang dilamar.

Mencantumkan pengalaman kerja di CV saat melamar startup dapat menjadi nilai lebih. Terlebih bagi kamu yang sudah bekerja di berbagai startup sebelumnya. Tunjukkan kemampuanmu lewat deskripsi pengalaman kerja yang tepat.

Portofolio

Pengalaman kerja sekeren apa pun yang tampil di CV harus didukung dengan portofolio. Pastikan kamu melampirkan “bukti” dari kerja kerasmu di beberapa startup atau perusahaan sebelumnya.

Sebaiknya tampilkan karya terbaikmu di portofolio, terutama jika karya tersebut menjadi prestasi di tempat kerja sebelumnya. Startup memang lebih suka memperkerjakan karyawan yang berani menampilkan karyanya melalui portofolio menarik.

Baca Juga: Pedoman Membuat CV Bahasa Inggris beserta Contohnya, Simak Ya!

Keterampilan

Kebanyakan startup juga menilai soft skill dan hard skill para calon karyawannya dengan selektif. Maklum, bekerja di startup sangat mengutaman kolaborasi tim daripada kerja individu. Jadi, cantumkan juga keterampilan yang kamu miliki ke dalam CV saat melamar startup.

Bukan hanya menampilkan hard skill, pastikan cantumkan juga soft skill kamu. Misalnya, kepemimpinan, kerja tim, kreatif, dan lain-lain. Startup akan jauh lebih tertarik pada calon karyawan yang setidaknya punya keterampilan lumayan sebelum terjun langsung ke dunia kerja.

Media Sosial

Terakhir, di zaman serba digital begini, tentu startup ingin jauh lebih tahu tentangmu di media sosial. Cantumkan akun media sosial di CV kamu, mulai dari LinkedIn, Instagram, Facebook, hingga Twitter. Tapi, perhatikan juga konten yang kamu unggah di sana ya!

Jangan sampai isi media sosialmu tidak mewakili kepribadianmu di dunia nyata. Hati-hati, sekarang banyak rekruter yang memelajari para kandidat lewat akun media sosialnya. Lebih baik jadikan media sosialmu sebagai portofolio juga agar lebih menarik perhatian rekruter.

Sudah siap untuk bikin CV buat melamar ke startup? Pastikan kelima poin tadi sudah masuk di dalamnya. Selamat mencoba dan semoga sukses!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here