Deskripsi Pengalaman Kerja Perlu Ditulis Jelas, Begini Tipsnya!

Deskripsi pengalaman kerja di resume sangat penting untuk dicantumkan. Apalagi kamu berniat melamar pekerjaan pada sebuah posisi yang mengharuskan memiliki pengalaman cukup banyak. Sayangnya, tidak semua orang paham bagaimana cara menuliskan pengalaman kerja dengan baik.

Daripada bingung, berikut beberapa tips singkat mencantumkan deskripsi pengalaman kerja dengan benar. Coba perbaiki resume kamu sekarang ya!

Buat Deskripsi Pengalaman Kerja Urut dari Pekerjaan Paling Baru

Jika pengalamanmu dalam bekerja cukup banyak di beberapa perusahaan, maka tulislah urut mulai dari yang paling baru alias terakhir. Sertakan posisimu, tempat bekerja, serta rentang waktu kamu bekerja di sana. Hal ini memudahkan perekrut untuk memahami track record kamu selama bekerja.

Sebisa mungkin cantumkan pekerjaan yang relevan dengan posisi yang akan kamu lamar. Proyek-proyek jangka pendek yang pernah kamu kerjakan secara lepas pun boleh kamu sertakan. Intinya, “pamerkan” pengalamanmu secara detail di resume.

Jelaskan dengan Padat tentang Tanggung Jawab Pekerjaanmu

Selain menuliskan daftar pengalamanmu, pastikan buat penjelasan singkat dan padat mengenai deskripsi pengalaman kerja. Jelaskan apa saja tanggung jawab atau deskripsi pekerjaan yang kamu kerjakan di masing-masing pekerjaanmu.

Fokuslah untuk mencantumkan kemampuan yang kamu miliki dan relevansinya dengan jabatanmu. Dari ringkasan yang kamu buat tersebut, perekrut memiliki bayangan tentang pekerjaan apa saja yang sudah biasa kamu kerjakan. Ingat, ringkas tapi padat ya.

Baca Juga: CV Lamaran Kerja: Lebih Efektif Berapa Halaman Sih?

Masukkan Prestasimu ke dalam Deskripsi Pengalaman Kerja

Kamu juga bisa mencantumkan prestasi yang kamu miliki selama bekerja di tiap perusahaan. Akan jauh lebih baik kalau kamu bisa mencatumkannya dalam bentuk angka, jumlah, atau nilai. Jadi, bukan hanya pengalaman saja yang bisa kamu tunjukkan, melainkan juga prestasi.

Prestasi di sini bukanlah harus yang istimewa atau besar. Kemajuan kecil yang bisa kamu sumbangkan layak kok untuk kamu cantumkan. Misalnya, kamu berhasil menaikkan angka penjualan bulanan perusahaan sebesar 20 persen.

Buat Deskripsi Pengalaman Kerja agar Nyaman Dibaca, Entah Berupa Poin atau Paragraf Pendek

Setelah mengetahui rumus untuk menuliskan pengalaman kerja, maka kamu hanya perlu menyusunnya menjadi sebuah tampilan yang lebih enak untuk dibaca. Kamu bisa menuliskannya per poin agar lebih nyaman dibaca. Ini salah satu cara yang paling banyak digunakan pelamar kerja.

Namun, tidak ada salahnya juga kalau kamu ingin membuatnya menjadi satu paragraf pendek yang padat. Beberapa perekrut suka pada pelamar yang mampu mencantumkan pengalaman kerja dalam bentuk storytelling menarik. Pernah mencobanya?

Nah, kira-kira deskripsi pengalaman kerja seperti apa yang hendak kamu buat? Segera perbaiki resume sekarang dan semoga sukses ya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here