Tips Menyeleksi CV untuk Mendapatkan Kandidat Karyawan Potensial

Kandidat karyawan potensial layak diundang untuk menghadiri wawancara kerja. Namun sebelumnya, rekruter tentu harus men-screening atau menyeleksi semua CV yang masuk untuk mendapatkan nama-nama kandidat karyawan potensial.

Kalau jumlah CV yang masuk tidak banyak banyak, proses seleksi bisa diselesaikan dengan singkat. Tapi, kalau CV yang masuk jumlahnya puluhan atau ratusan, waktu yang dibutuhkan tentu tidak sedikit. Belum lagi jika terjadi kesalahan, proses ini akan memakan waktu lebih lama lagi.

Agar kegiatan menyeleksi CV bisa dilakukan dengan singkat, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan. Berikut ini langkah-langkah tersebut.

Persiapan Menyeleksi CV

Pada langkah persiapan ini, kamu harus menuliskan beberapa catatan. Catatan-catatan tersebut umumnya berisikan kriteria umum yang harus dimiliki kandidat untuk bisa melanjutkan ke proses seleksi karyawan berikutnya. Dengan catatan ini kamu bisa lebih mudah dan lebih cepat melakukan seleksi.

Salah satu catatan yang harus dibuat adalah job description. Kamu tentunya juga harus membuat catatan skill dan pengalaman yang harus dimiliki oleh kandidat. Jika diperlukan, kamu juga bisa membuat catatan berisikan faktor-faktor lain yang menentukan apakah seorang kandidat bisa lolos ke tahapan seleksi selanjutnya.

Baca Juga: 4 Tren CV Milenial Terkini yang Bisa Anda Manfaatkan dalam Merekrut Kandidat

Memisahkan dan Mengkategorikan CV

Berdasarkan catatan yang sudah kamu buat, ambil tumpukan semua CV dan lakukan seleksi. Jika CV tidak mencantumkan skill dan pengalaman yang dibutuhkan, pisahkan CV tersebut dari tumpukan.

Selanjutnya, ambillah tumpukan CV yang tidak memenuhi kriteria skill dan pengalaman tadi. Pada tumpukan ini, lakukan seleksi lagi dengan menggunakan kriteria job description dan faktor lain. Pisahkan berdasarkan tiga kategori, yaitu lolos, mungkin lolos dan tidak lolos.

Menggali Kelebihan Kandidat

Satukan CV yang memenuhi kriteria skill dan kemampuan, dengan CV yang memenuhi kriteria lolos (hasil seleksi lanjutan). Jumlah tumpukan ini seharusnya jauh berkurang dibandingkan tumpukan awal.

Pada tumpukan ini lakukan kembali seleksi CV dengan memperhatikan beberapa kriteria, yaitu,

Skill

Cek kembali skill yang tertulis. Apakah ada skill yang membedakannya dengan kandidat lain atau kandidat karyawan pada umumnya.

Prestasi/Pencapaian

Cek kembali apakah kandidat karyawan hanya menuliskan daftar tanggung jawab pekerjaan atau menuliskan target pekerjaan beserta pencapaiannya. Semisal target penjualan, deadline penawaran, dan lain-lain.

Penulisan dan Presentasi

Apakah CV ditulis dengan kata-kata dan susunan kalimat yang benar. Selain itu apakah CV disajikan dengan rapi dan terstruktur. Khusus kriteria ini, kamu bisa menyesuaikannya dengan posisi/peran yang dibutuhkan perusahaan.

Menambah Informasi Lain

Agar bisa mendapatkan kandidat karyawan potensial, tidak ada salahnya untuk menggali informasi lebih dalam mengenai kandidat. Salah satu caranya yaitu dengan melihat atau mencek akun media sosial kandidat. Kamu juga bisa melihat profil LinkedIn kandidat jika ia memilikinya. Dengan begini, kamu bisa mengetahui apakah kandidat tersebut layak mengisi posisi yang ditawarkan.

Menyeleksi CV dengan benar bisa mengurangi resiko lolosnya kandidat karyawan yang tidak potensial. Namun, bila kamu hanya memiliki waktu minim dan kebutuhan kandidat cukup urgent, kamu bisa menggunakan jasa rekrutmen seperti head hunter untuk mendapatkan kandidat yang tepat dalam waktu singkat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here