Mencegah Kandidat Karyawan Tak Berkualitas Masuk ke Perusahaanmu

Semua perusahaan tentu ingin mempekerjakan karyawan berkualitas untuk mendukung pencapaian target. Sayangnya, kandidat karyawan tak berkualitas sering kali lolos bahkan masuk ke perusahaan dengan status karyawan tetap.

Bila sudah begini, perusahaan pun sulit memecat karyawan tersebut jika tidak ada kesalahan fatal yang dilakukan sang karyawan.

Lantas, bagaimana cara efektif mencegah kandidat karyawan tak berkualitas masuk ke perusahaan?

Membuat Spesifikasi Lowongan Kerja yang Detail

Hal pertama yang patut dilakukan untuk mengantisipasi kandidat karyawan tak berkualitas adalah membuat spesifikasi lowongan kerja secara detail.

Dengan demikian, perusahaan mengupayakan agar kandidat karyawan yang melamar hanyalah mereka yang dapat memenuhi spesifikasi tersebut. Pada tahap ini, kandidat karyawan yang tidak sesuai akan gugur pada proses screening Curriculum Vitae (CV).

Baca Juga: Mengapa Kandidat Karyawan Terbaik Malah Sering Ditolak Perusahaan?

Mendeskripsikan Kualifikasi yang Harus Dimiliki

Perusahaan juga tak boleh lalai mendeskripsikan kualifikasi yang harus dimiliki kandidat karyawan. Misalnya, karyawan yang dibutuhkan harus memiliki kemampuan bahasa asing, mampu bekerja dengan waktu yang fleksibel, atau sejumlah kemampuan lainnya.

Deskripsi ini membantu perusahaan menyaring kandidat karyawan sejak tahap awal. Sehingga kandidat karyawan tak berkualitas yang tidak memenuhi kualifikasi tersebut bisa segera mundur sebelum mengajukan lamaran kerja.

Proses Wawancara Kerja Dilakukan Tim Rekrutmen Profesional

Jangan menganggap remeh peran tim rekrutmen dalam menyaring kandidat karyawan tak berkualitas. Justru semua perusahaan butuh tim rekrutmen profesional yang sudah terlatih mengenal karakteristik kandidat karyawan.

Sehingga proses wawancara kerja berlangsung efektif untuk menggali potensi dan kepribadian pada kandidat. Tim rekrutmen profesional harus bertindak objektif demi mendapatkan karyawan terbaik.

Mempelajari Kebijakan Para Kompetitor

Kalau perusahaan ingin mendapatkan karyawan berkualitas, maka perusahaan tersebut juga harus belajar banyak dari kompetitor. Pelajari berbagai hal mulai dari proses seleksi karyawan, gaji dan benefit yang ditawarkan, hingga cara kompetitor melatih karyawan baru.

Dengan demikian, proses belajar tersebut membuat perusahaan kamu bisa memperbaiki sistem rekrutmen demi meminimalkan kandidat dengan kualitas buruk.

Meminimalkan Jalur “Orang Dalam”

Bukan rahasia lagi kalau hingga saat ini jalur orang dalam masih diandalkan banyak orang untuk bekerja di perusahaan tertentu. Padahal, belum tentu karyawan yang masuk melalui jalur tersebut benar-benar memiliki kemampuan kerja yang baik.

Justru banyak kandidat karyawan tak berkualitas yang lolos begitu saja tanpa melalui proses seleksi ketat. Budaya orang dalam memang harus diminimalkan supaya proses rekrutmen karyawan berlangsung secara profesional dengan hasil efektif.

Kesalahan merekrut karyawan yang tidak berkualitas sebaiknya tak diulangi lagi di lain kesempatan. Pastikan bahwa perusahaan kamu hanya mempekerjakan karyawan berkualitas yang siap mendukung pencapaian target perusahaan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here