Perhatikan Ini Saat Merancang Paket Benefit untuk Karyawan

Selain gaji, paket benefit bisa meningkatkan kepuasan kerja karyawan. Karenanya, sebagai HRD kamu tentunya harus bisa merancang paket benefit yang tepat bagi karyawan di perusahaanmu.

Mengapa paket benefit yang tepat bisa meningkatkan kepuasan kerja karyawan? Dari sudut pandang karyawan, paket benefit yang layak bisa meningkatkan value yang mereka terima dari kehidupan kerja mereka. Dengan adanya benefit, karyawan bisa berkontribusi pada kesejahteraan dan kesehatannya serta keluarganya.

Sebaliknya, jika paket benefit yang didapatkan tidak layak atau dirasa kurang, hal ini bisa mengurangi kepuasan kerja dan produktivitas karyawan.

Untuk itu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan jika kamu ingin merancang paket benefit untuk karyawan di perusahaanmu.

Menentukan Jenis Benefit/Tunjangan

Benefit yang bisa diberikan perusahaan ada banyak macamnya. Salah satunya adalah benefit atau tunjangan wajib. Karena sifatnya wajib, maka sebaiknya perusahaan menyediakannya untuk para karyawan. Misalnya,

  • Biaya transportasi;
  • Uang lembur;
  • Biaya/asuransi kesehatan;
  • Tunjangan Hari Raya.

Jenis benefit lainnya adalah tambahan. Karena sifatnya tambahan, tentu saja benefit ini tidak wajib diberikan. Namun, apabila perusahaan mampu memberikannya sebaiknya karyawan mendapatkannya. Di antaranya,

  • Kendaraan dinas;
  • Biaya perjalanan;
  • Biaya pelatihan;
  • Uang makan siang;
  • Membership pusat kebugaran;
  • Peralatan/perlengkapan kerja;
  • Bonus tahunan;
  • Seragam.

Selain itu, terdapat pula work-life benefit. Benefit ini diberikan untuk meningkatkan keseimbangan dan kualitas hidup karyawan. Semisal,

  • Jadwal kerja yang fleksibel.
  • Ijin menggunakan kendaraan dinas untuk keperluan pribadi.
  • Menyediakan ruangan khusus untuk tidur siang.

Untuk bisa mengetahui benefit apa saja yang akan diberikan, kamu bisa melakukan assessment. Cobalah untuk mencari tahu benefit apa saja yang dibutuhkan oleh karyawan. Pertimbangkan pula apakah benefit itu bisa bermanfaat bagi kenyamanan dan motivasi kerja karyawan. Selain itu, tidak ada salahnya untuk mencari tahu benefit apa yang diberikan oleh perusahaan kompetitor.

Baca Juga: Employee Recognition: Selain Bonus, Karyawan Juga Butuh Pengakuan

Merancang Paket Benefit Sesuai Bujet

Setiap perusahaan memiliki bujet benefit yang berbeda. Karenanya, ada baiknya kamu membuat daftar prioritas benefit yang akan diberikan. Umumnya biaya/asuransi kesehatan menempati prioritas pertama. Kamu bisa hanya memberikan benefit wajib saja. Tapi, kamu juga bisa memberikan benefit tambahan.

Selanjutnya, kamu perlu mencari pihak ketiga untuk menyediakan beberapa jenis benefit yang diberikan pada karyawan. Semisal, perusahaan asuransi, travel agent, persewaan mobil, distributor perlengkapan kerja, dan lain-lain. Untuk efektifitas dan efisiensinya, kamu juga mungkin perlu bekerjasama dengan perusahaan penyedia layanan payroll dan administrasi karyawan.

Jangan lupa, ada baiknya melakukan negosiasi biaya benefit dengan para pihak ketiga tersebut. Sehingga kamu bisa menekan bujet benefit semaksimal mungkin.

Mengkomunikasikannya kepada Karyawan

Setelah mengetahui jumlah dan benefit apa saja yang diberikan, sampaikan informasi tersebut pada karyawan secara terbuka. Hal ini penting agar karyawan mengetahui benefit apa saja yang didapatkan dan tidak didapatkan. Karyawan juga diharapkan mengerti kegunaan dan cara pemanfaatan dari tiap-tiap benefit yang didapatkan. Sehingga karyawan bisa memanfaatkannya dengan baik, benar dan bijaksana.

Dari sudut pandang perusahaan, benefit membantu karyawan untuk tetap bahagia dan berkomitmen pada pekerjaan. Hal ini mengurangi kemungkinan karyawan memutuskan untuk resign.

Karenanya, dengan adanya paket benefit dengan tepat, kamu bukan hanya bisa meningkatkan kepuasan dan loyalitas karyawan. Lebih dari itu, kamu juga ikut berkontribusi menekan pengeluaran operasional perusahaan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here