Pentingnya Meredam Emosi Saat Kerja dan Puasa, Begini Caranya!

Meredam emosi sangat dibutuhkan saat kamu menjalankan ibadah puasa. Kamu nggak hanya harus tahan haus dan lapar, melainkan juga rasa marah yang kadang meluap-luap karena hal tertentu. Sementara, di bulan puasa ini, kamu akan melewatkan banyak waktu di rumah saja sambil bekerja.

Bekerja di rumah bukan berarti kamu aman dan nyaman bebas dari emosi loh. Justru godaan untuk meluapkan emosi saat bekerja dari rumah bisa banyak muncul. Kira-kira bagaimana ya cara meredam emosi karena pekerjaan saat bulan puasa ini?

Bekerja dengan Hati Senang Mampu Meredam Emosi yang Bisa Mendadak Muncul

Kunci penting agar kamu dapat bekerja dengan nyaman adalah bekerja dengan senang hati. Tidak perlu mengawali hari dengan mengeluh andaikan pekerjaanmu banyak. Kurangi juga omelan kepada rekan kerja yang sering tidak disiplin pada pekerjaan semenjak bekerja di rumah.

Fokuskan dirimu untuk melakukan bagianmu dengan tepat. Awali hari kerjamu dengan senyuman agar mood kerjamu pun bagus. Selama kamu bekerja dengan hati, hambatan apa pun pasti dapat kamu lewati dengan lebih bijak tanpa perlu marah-marah.

Tidak Mudah Baper atau Tersinggung Saat Dikritik Sanggup Meredam Emosi

Bekerja jarak jauh memungkinkan munculnya salah persepsi antarkaryawan. Maklum, tidak semua komunikasi jarak jauh terbilang efektif, apalagi kalau hanya lewat teks. Tidak jarang nih perbedaan pendapat sering terjadi dan adu kritik juga bisa muncul.

Satu-satunya jalan agar kamu tidak terpancing marah adalah mengontrol hati dan pikiranmu sendiri. Terima saja dulu kritik yang kamu anggap tidak menyenangkan dan responlah dengan lebih baik. Kalau memang kritik tersebut tidak membangun sama sekali, kamu tidak perlu repot-repot menjadi marah atau tidak nyaman.

Baca Juga: Cegah Konflik, Hindari Ini agar Tidak Ada Miskomunikasi di Kantor

Kalau Sudah Tidak Tahan, Coba Tarik Napas Dalam-Dalam dan Hembuskan Perlahan

Cara paling efektif untuk meredam emosi saat bekerja adalah dengan menarik napas dalam-dalam dan menghembuskannya perlahan. Meski sangat sederhana, langkah ini dapat menenangkan hati kamu yang keburu panas. Pikiranmu dapat lebih jernih setelah membereskan hatimu terlebih dulu.

Ingat ya, tidak semua kemarahanmu harus tersampaikan lewat kata-kata. Saat kamu melontarkan kemarahan dengan penuh emosi, semuanya hanya akan menjadi sia-sia. Kemarahan tidak pernah bisa menyelesaikan masalah atau kesalahpahaman apa pun.

Ingat, Meredam Emosi Jauh Lebih Bermanfaat dalam Menyelesaikan Perselisihan

Lain halnya kalau kamu mau sedikit menekan emosimu. Kamu menjadi punya waktu untuk berpikir lebih objektif dan jernih sehingga dapat menyelesaikan masalah. Jangan juga mudah terpancing emosi dari rekan kerja yang marah-marah.

Berpikirlah dengan kepala dingin saat ada konflik tentang pekerjaan, apalagi di kondisi yang serba sulit karena tidak bisa bertatap muka. Hindari saling mengkritik lewat pesan teks karena rentan menimbulkan salah paham makin panjang. Cobalah mengalah dengan menghubungi dia dan bicarakan masalah baik-baik.

Semoga di bulan puasa ini kamu bisa meredam emosi dengan baik saat bekerja di rumah ya. Jangan sampai banyak debat kusir dengan rekan kerja di grup WhatsApp karena masalah sepele.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here