Tips Merekrut Remote Worker agar Mendapat Kandidat Potensial

Untuk perusahaan yang bergerak di sektor/industri tertentu, keberadaan remote worker atau freelancer seringkali diperlukan. Pasalnya, merekrut remote worker mendatangkan banyak manfaat bagi perusahaan.

Salah satu keuntungannya adalah mengurangi biaya operasional. Dalam hal ini, perusahaan tidak perlu mengeluarkan biaya sebesar jika perusahaan merekrut karyawan tetap. Di sisi lain, perusahaan tetap bisa mempertahankan serta meningkatkan produktivitas.

Namun, agar bisa mendapatkan beragam manfaat dari keberadaan remote worker. Perusahaan haruslah merekrut remote worker yang potensial. Berikut ini beberapa tips yang bisa diterapkan.

Merekrut Remote Worker atau Karyawan Tetap?

Sebelum melakukan perekrutan, sebagai HRD tentunya kamu terlebih dahulu harus memilih antara merekrut karyawan tetap atau remote worker. Tentunya, kamu harus tahu pekerjaan/peran apa yang akan dilakukan. Selanjutnya, khusus remote worker, berikut ini beberapa alasan mengapa kamu bisa merekrutnya.

  • Sedang membutuhkan skill khusus untuk pekerjaan/project yang tidak tetap;
  • Untuk membuka posisi baru, pekerjaan/project yang harus dikerjakan jumlahnya terlalu sedikit;
  • Memerlukan skill/talenta terbaik dalam waktu yang singkat;
  • Mengerjakan pekerjaan yang mudah tapi dalam frekuensi yang banyak/besar;
  • Membutuhkan fleksibilitas tinggi.

Jika kamu menemukan salah satu atau lebih alasan di atas, maka kamu bisa mempertimbangkan untuk memilih remote worker.

Baca Juga: Tanda Karyawan Magang Harus Bersiap Jadi Karyawan Tetap, Simak Ya!

Kriteria Remote Worker Potensial

Untuk mendapatkan kandidat yang potensial tentunya kamu harus mengetahui kriteria apa yang dibutuhkan oleh remote worker sehingga ia bisa menjadi kandidat potensial. Salah satunya, kandidat harus memiliki motivasi untuk bekerja meskipun ia tidak sedang mengerjakan pekerjaan/proyek.

Ia juga harus mampu mengatur waktu dan dirinya sendiri. Pasalnya, remote worker umumnya bekerja tanpa supervisi yang ketat. Kriteria lainnya, harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik, secara lisan maupun tertulis. Pasalnya, komunikasi antara remote worker dan perusahaan umumnya dilakukan secara online.

Di Mana Mencari Kandidat Remote Worker?

Seperti juga karyawan tetap, kamu bisa melakukan pencarian remote worker di situs pencarian kerja atau di platform networking.

Cara lainnya, kamu bisa memasang iklan lowongan kerja. Baik di media mainstream maupun di situs resmi perusahaan. Selain itu, pencarian juga bisa dilakukan lewat network yang kamu miliki. Baik network perusahaan (rekan kerja), maupun network pribadi (teman atau kerabat).

Tips Membuat Iklan untuk Perekrutan

Dalam membuat iklan untuk merekrut remote worker kamu harus memperhatikan beberapa hal. Salah satunya, iklan sebaiknya mencantumkan kebutuhan dari pekerjaan. Selain itu, iklan juga mencantumkan kriteria apa yang perusahaan inginkan dari kandidat.

Jika perusahaan merekrut remote worker atau freelancer yang tepat, bukan tidak mungkin kualitas pekerjaan yang dihasilkan akan lebih baik. Selain itu, mempercayakan pekerjaan/proyek pada remote worker juga meningkatkan efektifitas dan efisiensi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here