Tips Naik Kendaraan Umum ke Kantor kala New Normal

Sebagian besar warga ibu kota masih naik kendaraan umum untuk bepergian. Maklum, transportasi umum masih dianggap relatif paling murah dan mudah. Masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta sudah memasuki masa transisi yang memungkinkan sebagian aktivitas berjalan kembali.

Tentunya ada perasaan was-was yang mungkin kamu rasakan saat hendak naik kendaraan umum di tengah pandemi. Berikut beberapa tips yang bisa kamu terapkan kala menjalani new normal di tranportasi umum.

Bawa Helm Sendiri Saat Naik Ojek Online

Bagi kamu yang setia menggunakan ojek online, mulailah membawa helm sendiri. Kamu tentu tidak bisa membayangkan siapa saja yang sempat menggunakan helm dari ojek online. Untuk menjaga diri kamu dari penularan virus, sebaiknya kamu proteksi diri dengan helm sendiri.

Beberapa ojek online sendiri pun sudah mulai disiapkan dengan memberi sekat pada motor. Sekat tersebut membatasi posisi pengendara dan penumpang sehingga meminimalkan risiko bersentuhan.

Wajib Pakai Masker

Naik kendaraan umum saat masa transisi mewajibkan semua penggunanya memakai masker. Meski terasa pengap, kamu mau tidak mau harus membiasakannya. Siapkan juga masker cadangan sebagai ganti saat masker sudah empat jam kamu pakai.

Di beberapa transportasi seperti KRL dan Trans Jakarta pun sangat ketat dengan protokol kesehatan ini. Jadi, jangan harap kamu bisa menggunakan kendaraan umum tanpa memakai masker. Bahkan, pengukuran suhu tubuh pun wajib dilakukan sebelum pengguna naik transportasi.

Baca Juga: Sharing Economy Bisa Menjadi Solusi Finansial di Tengah Pandemi Covid-19

Tidak Berbicara di Kendaraan Umum

Ada kebisaan baru yang sebaiknya mulai kamu terapkan saat naik kendaraan umum. Kalau kamu biasanya saling berbincang selama di kereta atau bus, ada baiknya hilangkan kebiasaan itu. Bahkan, sebisa mungkin tidak menerima telepon saat ada di kendaraan umum.

Tidak berbicara membantu meminimalisasi penularan virus melalui droplet. Meski sudah memakai masker, bukan berarti kondisimu sudah jelas aman ya.

Jaga Jarak dengan Penumpang Lain

Poin penting saat naik kendaraan umum di masa transisi adalah tetap menjaga jarak dengan penumpang lain. Kendaraan umum sendiri sudah dikondisikan untuk memberikan ruang kosong pada bangku yang tidak boleh diduduki penumpang.

Patuhilah aturan tersebut karena menjaga jarak dapat mengurangi risiko kontak fisik dengan orang lain. Jangan memaksa untuk duduk di tempat yang jelas-jelas sudah diberi tanda dilarang diduduki ya.

Tidak Banyak Menyentuh Barang Umum

Saat ada di kendaraan umum, pastinya kamu rentan menyentuh beberapa tempat yang sering disentuh banyak orang. Sebisa mungkin kurangi menyentuh tempat atau barang umum. Kalau pun terpaksa menyentuh, pastikan kamu langsung cuci tangan atau gunakan hand sanitizer saat turun kendaraan.

Perhatikan pula agar kamu tidak menyentuh wajah dengan tangan saat naik kendaraan umum. Bersabarlah untuk tidak melakukan banyak gerakan saat ada di sana untuk menghindari risiko penularan virus.

Tetap waspada dan selalu ingat untuk jaga jarak. Kamu adalah kunci untuk mencegah penularan virus di masa pandemi ini. Semoga perjalananmu ke kantor tetap lancar di masa transisi ya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here