Tips Membatasi Jumlah Kandidat Karyawan Saat Proses Rekrutmen

Dalam menerima dan menyeleksi kandidat karyawan, terdapat berapa kendala yang umumnya dihadapi oleh rekruter. Salah satunya, jumlah kandidat karyawan yang terlalu banyak kerap menjadi kendala saat proses rekrutmen.

Jumlah kandidat yang terlalu banyak bisa membuat kualitas hasil proses rekrutmen tidak sesuai yang diinginkan. Akibatnya, rekruter bisa kehilangan kandidat karyawan potensial. Selain itu, rekruter bisa mendapatkan kandidat yang tidak mampu memenuhi kebutuhan perusahaan.

Oleh karenanya, membatasi jumlah kandidat merupakan hal penting yang harus dilakukan. Untuk itu, kalau saat ini kamu berencana melakukan proses rekrutmen, beberapa cara ini bisa diterapkan.

Mencantumkan Job Description dengan Tepat

Penulisan job description saat proses rekrutmen bisa berpengaruh pada jumlah kandidat karyawan yang didapatkan lho. Baik jumlahnya terlalu banyak, ataupun terlalu sedikit.

Agar jumlah kandidat tidak terlalu banyak, ada baiknya kamu menuliskan job description sedemikian rupa, sehingga kandidat tidak merasa bisa diterima meskipun kriterianya tidak memenuhi syarat.

Kamu juga bisa menuliskan secara tegas bahwa perusahaan hanya menerima lamaran sesuai kriteria yang dibutuhkan. Cara lainnya, kamu bisa memberikan contoh tugas atau pekerjaan serta kriteria yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut. Dengan begini, kandidat bisa dengan mudah menyesuaikan skill dan kemampuannya.

Baca Juga: Tips Menjawab Pertanyaan Interview: “Ceritakan Tentang Diri Anda”

Mengurangi Durasi Rekrutmen untuk Membatasi Jumlah Kandidat Karyawan

Semakin panjang durasi proses rekrutmen dilakukan, maka semakin banyak kandidat yang mengirimkan lamaran. Dengan membatasi durasinya, maka kamu bisa mengurangi jumlah kandidat karyawan.

Selain itu, dalam pelaksanaannya, rekruter umumnya membagi proses rekrutmen menjadi beberapa tahapan. Ada baiknya kamu membatasi pula durasi setiap tahapannya.

Sehingga, kamu tidak keteteran dalam melakukan seleksi di tiap tahapannya. Semakin efektif dan efisien proses seleksi maka kandidat karyawan yang didapatkan juga akan semakin potensial.

Melakukan Screening dengan Tepat Saat Proses Rekrutmen

Cara seleksi atau screening kandidat juga berpengaruh pada kuantitas kandidat yang didapatkan. Untuk itu, saat melakukan screening, kamu bisa melakukan beberapa hal berikut ini:

  • Mengelompokkan kandidat karyawan berdasarkan kategori tertentu;
  • Lakukan screening berdasarkan kebutuhan perusahaan dan pertanyaan yang diajukan;
  • Berfokus hanya pada kandidat yang potensial.

Saat melakukan screening kamu juga harus memperlakukan berkas lamaran dengan teliti. Sehingga, perusahaan benar-benar mendapatkan kandidat karyawan yang potensial. Dalam hal ini, besar kemungkinan jumlah kandidat yang potensial jauh lebih sedikit dibandingkan jumlah kandidat karyawan yang tidak potensial.

Mengurangi Jumlah Kandidat Karyawan dengan Resume Parsing

Kalau ingin proses rekrutmen dilakukan dengan lebih efektif dan efisien, tapi tetap mendapatkan hasil yang memuaskan, kamu bisa menggunakan CV atau resume parsing. Resume parsing merupakan proses seleksi kandidat karyawan dengan menggunakan software atau program komputer.

Dengan proses ini kamu bisa mendapatkan data atau informasi lebih banyak dan lebih akurat. Data atau informasi yang didapatkan selanjutnya digunakan untuk mengelompokkan kandidat karyawan berdasarkan kategori tertentu. Karena dilakukan oleh komputer, pencarian data dan pengelompokkan ini bisa dilakukan lebih cepat.

Selain memperhatikan jumlah kandidat karyawan, rekruter tentunya juga harus memperhatikan kemampuan yang dimilikinya. Sehingga perusahaan benar-benar mendapatkan karyawan sesuai kebutuhan yang diinginkan. Dengan melakukan beberapa hal diatas diharapkan kedua hal tersebut bisa didapatkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here