Remote Collaboration: Tips Kolaborasi Jarak Jauh di Masa Pandemi

Meski pemerintah sudah menetapkan kebijakan new normal atau masa transisi, sebagian karyawan mungkin masih harus bekerja dari rumah. Saat bekerja dari rumah, sebagian karyawan tentunya juga melakukan remote collaboration alias berkolaborasi dari jarak jauh.

Tidak berada di lokasi yang sama pada waktu yang bersamaan sering membuat kerjasama atau kolaborasi antar anggota tim tidak berjalan mulus. Padahal, sampai saat ini belum diketahui secara pasti sampai kapan masa pandemi akan berakhir.

Nah, bagi kamu yang melakukan kolaborasi jarak jauh di masa pandemi ini, berikut beberapa tips yang bisa kamu terapkan:

Memperjelas Aturan Kolaborasi Jarak Jauh

Karena setiap anggota tim berada di lokasi yang berbeda, sebagai pemimpin tim kamu harus menetapkan aturan kolaborasi yang jelas. Di sisi lain, komunikasi merupakan penghubung terjadinya kerjasama dan kolaborasi yang baik. Oleh karenanya, setiap orang harus mengetahui dengan pasti dengan siapa, kapan dan bagaimana ia harus berkomunikasi.

Untuk lebih rincinya, berikut ini beberapa hal aturan yang bisa kamu gunakan:

  • Aplikasi/program apa yang digunakan untuk berkomunikasi.
  • Aplikasi/program apa yang digunakan untuk bekerja dan berbagi (informasi, data, dokumen, dan lain-lain).
  • Bagaimana caranya agar anggota tim lain mengetahui kamu bisa diajak berkomunikasi.
  • Kapan dan bagaimana setiap anggota tim bisa mengetahui update dari setiap pekerjaan.
  • Kapan dan bagaimana setiap anggota tim bisa memberikan dan menerima feedback.

Baca Juga: Virtual Team Building, Tips Jaga Kekompakan Saat Work From Home

Menggunakan Tool yang Tepat Saat Melakukan Remote Collaboration

Sumber: Trello

Ada banyak aplikasi atau program yang bisa digunakan untuk berkomunikasi, bekerjasama dan berkolaborasi secara jarak jauh. Untuk itu, kamu harus mengetahui aplikasi apa yang bisa digunakan untuk tim yang kamu pimpin. Lebih dari itu, kamu juga harus memastikan aplikasi tersebut bisa digunakan secara efektif. Berikut ini di antaranya:

  • Task manager: Trello dan Product Board;
  • Video conference: Zoom;
  • Communication Hub: Basecamp dan Slack;
  • Cloud: DropBox;
  • Time tracker: Timely, TimeCamp, HubStaff.

Berkomunikasi dengan Efektif

Berkomunikasi secara efektif akan membuat kolaborasi menjadi efektif. Untuk itu, selain aturan berkolaborasi, kamu juga harus memiliki aturan mengenai cara berkomunikasi.

Informasi yang disampaikan haruslah singkat dan jelas. Sehingga mengurangi tanya-jawab antar anggota tim. Informasi bisa digunakan kapan saja. Selain itu, siapapun bisa mengakses informasi tersebut. Hal ini penting karena saat melakukan kolaborasi jarak jauh tidak semua anggota tim punya waktu dan kesempatan untuk berkomunikasi di saat yang sama.

Santai dalam Berkolaborasi

Seperti juga di kantor, melakukan kolaborasi dari jarak jauh tidak harus membahas soal pekerjaan. Kamu dan anggota tim juga bisa menyempatkan waktu untuk melakukan percakapan santai yang topiknya di luar pekerjaan. Hal ini perlu untuk menjaga kedekatan dan mengembangkan empati. Selain itu, dengan berkolaborasi secara santai kamu dan anggota tim juga mengurangi resiko stres dan burnout.

Remote collaboration atau kolaborasi jarak jauh seringkali menjadi momok saat bekerja dari rumah. Tapi dengan menerapkan beberapa tips di atas, berkolaborasi jadi lebih mudah untuk dilakukan. Hasil yang didapatkan juga lebih maksimal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here