Remote Onboarding: Tips Orientasi Karyawan Baru di Masa Pandemi

Employee onboarding atau program orientasi karyawan berperan penting dalam meningkatkan kenyamanan kerja dan produktivitas karyawan. Melalui program orientasi, karyawan merasa dirinya diterima oleh perusahaan. Selain itu, program orientasi memberikan kesempatan bagi karyawan baru untuk mengenal lebih jauh rekan kerjanya, job-desc dan budaya kerja perusahaan.

Di masa pandemi COVID-19 ini, banyak perusahaan merubah kebijakannya. Termasuk dalam hal merekrut karyawan baru. Khusus untuk program orientasi karyawan, perusahaan bisa melakukan remote onboarding atau secara online sebagai salah satu alternatif jika program tersebut tidak bisa dijalankan karena protokol kesehatan yang berlaku.

Meski demikian harus diingat bahwa remote onboarding berbeda dengan program orientasi biasanya. Program ini tidak memungkinkan karyawan baru bertatap muka secara langsung dengan rekan kerjanya. Karyawan baru juga tidak bisa mendatangi dan memasuki ruangan-ruangan yang ada di kantor. Oleh karenanya, sebagai perwakilan Human Resource Department (HRD), kamu harus mempersiapkan dan menjalankan segala sesuatunya secara online.

Agar program remote onboarding bisa berjalan sukses, beberapa tips berikut ini bisa kamu terapkan.

Lakukan Ini Sebelum Remote Onboarding Dijalankan

Karena karyawan mengikuti program orientasi dari rumah, pastikan kamu mengetahui nomor telepon yang bisa dihubungi atau alamat email aktif dari karyawan baru.

Sebagian perusahaan punya kebijakan tersendiri dalam hal berpakaian. Untuk itu, pastikan aturan ini diketahui oleh karyawan baru. Selain itu jika ada aturan, kebijakan atau alur kerja yang harus diketahui, pastikan karyawan mendapatkan dokumennya sebelum program dimulai. Baik dalam bentuk hard copy ataupun soft copy. Yang juga penting, pastikan karyawan baru mengetahui alur program orientasi yang harus dijalaninya

Baca Juga: Selain Orientasi, Lakukan Ini agar Karyawan Baru Mudah Beradaptasi

Karena orientasi dilakukan dari rumah, pastikan karyawan baru mengetahui cara menggunakan laptop atau komputer untuk keperluan orientasi secara online. Semisal, program atau software yang digunakan dan kualitas koneksi internet yang harus dimiliki,

Selain itu, rekan kerja yang menjalankan program ini harus mengetahui apa saja kewajiban dan tanggung jawab masing-masing. Mereka juga harus mengetahui alur program yang dijalankan. Semisal, HRD menjalankan program dalam tiga tahapan, yaitu,

  • Memperkenalkan aturan dan budaya kerja perusahaan.
  • Berikan penjelasan yang detail mengenai perannya di perusahaan.
  • Pastikan karyawan baru telah memahami job-description yang akan ia kerjakan.

Agar Proses Onboarding Sukses, Lakukan Ini

Mulailah dengan memperkenalkan karyawan baru pada rekan-rekan kerjanya. Hal ini penting karena karyawan harus belajar bekerja secara tim. Namun kamu harus melakukannya secara real-time. Untuk itu, kamu harus pastikan rekan kerja karyawan menghadiri remote onboarding yang dilakukan.

Kepercayaan dan Kejujuran

Melakukan remote onboarding memerlukan transparansi. Karena semua proses orientasi dilakukan dari rumah. Pastikan karyawan baru memahami bahwa kepercayaan dan kejujuran merupakan hal yang penting.

Pendampingan Virtual

Ada baiknya jika karyawan baru memiliki rekan kerja yang bisa mendampinginya selama program ini berjalan. Sehingga karyawan baru bisa menanyakan hal-hal yang belum dimengerti. Baik mengenai perusahan ataupun job-desc. Lakukan pendampingan ini secara online.

Membangkitkan Rasa Kebersamaan dan Rasa Memiliki Perusahaan

Salah satu tantangan dari remote onboarding adalah sulitnya membangkitkan kebersamaan dan sense of belonging, alias rasa memiliki perusahaan. Untuk itu, kamu bisa menjadwalkan acara makan bersama. Meskipun kegiatan ini dilakukan secara online.

Perusahaan juga bisa mengirimkan kejutan pada karyawan baru berupa kado selamat datang. Selanjutnya mintalah karyawan baru untuk memperlihatkan kado tersebut pada rekan-rekan kerjanya secara online.

Evaluasi

Lakukan pengecekan dan evaluasi berkala secara online. Pastikan karyawan baru mengetahui segala hal. Baik mengenai perusahaan maupun perannya di posisi pekerjaan. Cobalah untuk menjawab pertanyaan karyawan baru jika ada hal-hal yang belum diketahuinya.

Program remote onboarding yang dijalankan dengan baik diharapkan bisa membuat karyawan baru merasa diterima oleh perusahaan. Karyawan baru juga bisa bekerja dengan nyaman sehingga produktivitas dan loyalitasnya pada perusahaan meningkat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here