Hal-Hal Inilah yang akan Anda Rasakan ketika Mengalami Patah Hati!

mengalami patah hati
sumber: dokter

JOB-LIKE – Setiap orang mungkin pernah mengalami yang namanya putus cinta. Hal tersebut sendiri sering kali diibaratkan sebagai ‘rasa sakit tapi tidak berdarah’. Jika saat ini Anda sedang mengalami patah hati, mungkin rasa gundah gulana dan galau sedang menguasai pikiran dan hati Anda. Selain itu, masih banyak lagi hal-hal yang bisa berpotensi terjadi pada seseorang yang sedang mengalami patah hati. Menurut Ronald A. Alexander, seorang psikoterapis di California yang juga penulis buku Wise Mind, Open Mind, ada beberapa hal yang bisa terjadi pada orang yang sedang mengalami patah hati.

“Tidak perlu khawatir, Anda tidaklah sendirian jika Anda seolah tidak berdaya dan tidak berarti ketika baru saja putus cinta. Hati yang sedang hancur dapat meninggalkan satu perasaan seolah-olah mereka telah kehilangan kendali atas diri mereka sendiri. Menangis terus menerus adalah hal yang lumrah terjadi, selain itu perasaan sedih dan tidak bersemangat juga kerap terjadi, namun, tidak sedikit yang juga mengalami gejala fisik,” ungkap Ronald.

Gejala-gejala yang Sering Terjadi Para Orang yang Sedang Mengalami Patah Hati

Seperti mengutip dari laman Huffingtonpost, menurut Ronald, gejala-gejala awal yang kerap terjadi pada orang yang sedang patah hati adalah sulitnya mengatur jam tidur atau bahkan menjadi kacau di mana dapat mengganggu kinerja tubuh dan nantinya menyebabkan gangguan insomnia.

“Mengalami putus cinta bisa membuat otak seseorang sulit untuk berpikir jernih dan merasa tidak tenang. Sehingga dampaknya bisa membuat jam tidur menjadi tidak terkontrol,” kata Ronald.

Baca Juga: Merasa Kesepian saat Putus Cinta? Bebaskan dengan 5 Langkah Ini

Selain gejala sulit tidur, putus cinta juga bisa menyebabkan jantung berdebar dan rasa cemas. Tentu hal ini juga akan berdampak buruk pada kesehatan penderitanya.

“Patah hati juga bisa menyebabkan jantung berdebar dan rasa cemas. Dalam jumlah kasus yang sedikit, gangguan yang satu ini bisa berdampak serius pada kondisi jantung. Jantung akan melemah dan potensi untuk terkena serangan jantung pun akan semakin tinggi,” ujar Ronald.

Untuk mengatasi kendala-kendala tersebut, Ronald menyarankan agar orang yang baru saja mengalami patah hati untuk pergi bersenang-senang.

“Pergilah berlibur, jalan-jalan, piknik, berkumpul bersama teman dan keluarga atau Anda bisa melakukan hal-hal yang membuat Anda bahagia. Jangan memikirkan masalah yang sudah berlalu, meskipun sulit, tetapi Anda harus terus berusaha terus,” pungkas Ronald.