Tidak Sepakat dengan Atasan, Apa yang Harus Dilakukan?

Perbedaan pendapat bisa terjadi di mana saja. Tidak terkecuali di kantor atau tempat kerja. Kamu juga bisa berbeda pendapat dengan siapa saja. Termasuk tidak sepakat dengan atasan.

Tidak sepakat dengan atasan bisa membuat suasana kerja menjadi tidak nyaman. Hal ini bisa membuat kamu bekerja karena terpaksa. Sehingga kamu menjadi tidak produktif. Hasil kerja yang didapat juga tidak maksimal.

Tidak sepakat dengan atasan juga bisa memicu toxic relationship. Tentunya kamu tidak ingin hal ini terjadi bukan? Nah, untuk menghindarinya, beberapa hal ini harus diperhatikan kalau kamu tidak sepakat dengan atasan.

Jangan Baper Kalau Tidak Sepakat dengan Atasan

Kamu boleh-boleh saja tidak setuju dengan atasan. Tapi, jangan terlalu membawa-bawa perasaan. Apalagi kalau kamu sampai marah-marah. Sampaikan alasan kamu tidak sepakat dengan cara yang bijak dan sopan. Sampaikan juga argumen yang tepat. Selain itu, carilah waktu dan situasi yang tepat untuk menyampaikannya.

Kalau kamu marah-marah, kemungkinan besar atasan akan mengambil sikap yang sama. Kalau sudah begini, alih-alih bisa membuat atasan setuju dengan ide atau pendapatmu, kamu justru akan berhadapan dengan atasan sebagai lawan. Situasi seperti ini bisa berkembang menjadi toxic relationship lho.

Baca Juga: Perilaku Baper di Tempat Kerja Rentan Menimbulkan Banyak Kerugian

Bukan Persoalan Pribadi

Selain tidak marah-marah, kamu juga sebaiknya tidak menjadikan perbedaan pendapat sebagai masalah pribadi antara dirimu dan atasan. Kalau kamu tidak setuju dengan atasan soal pekerjaan, carilah solusinya agar kamu dan atasan bisa kembali sejalan atau memiliki visi yang sama.

Lakukan hal itu sesegera mungkin agar tidak berlarut-larut. Menjadikan perbedaan sebagai masalah pribadi hanya akan membuat suasana jadi makin tidak nyaman. Akibatnya, kamu dan atasan tidak bisa bekerja dengan maksimal.

Merahasiakan Perbedaan dengan Atasan

Untuk hal-hal tertentu, ada kalanya kamu harus merahasiakan perbedaan pendapat dengan atasan. Ada baiknya rekan kerja yang lain tidak mengetahuinya. Hal ini perlu dilakukan jika perbedaan tersebut menyangkut kenyamanan atau keharmonisan kerja. Selain itu, meski kamu tidak sepakat dengan atasan, kamu tetap harus menghormatinya bukan? Baik secara pribadi maupun di depan rekan kerja yang lain.

Kalau kamu tidak merahasiakannya, bisa-bisa bukan hanya hubunganmu dengan atasan saja yang terganggu. Lebih dari itu, hubunganmu dengan rekan kerja juga bisa terganggu.

Menawarkan Alternatif Solusi

Salah satu cara yang bisa dilakukan agar kamu kembali sepakat dengan atasan yaitu dengan mencari alternatif. Untuk satu atau beberapa hal, mungkin kamu tidak sepakat dengan atasan. Tapi, bukan berarti kamu tidak sepakat untuk semua hal kan?

Untuk mencari alternatif diperlukan komunikasi dan keterbukaan. Sikap yang positif dari kedua belah pihak juga diperlukan. Selain itu, baik kamu dan atasan juga sebaiknya memusatkan perhatian pada solusi atau hasil yang didapatkan, dan bukannya pada masalah yang ada.

Kalau solusi atau alternatifnya sudah didapatkan, ada baiknya kamu menghormati dan menjalankan semua hasil atau kesepakatan yang ada.

Tidak sepakat dengan atasan bisa menjadikan suasana kerja tidak nyaman. Tapi, dengan memperhatikan beberapa hal diatas, kamu bisa memperbaiki ketidaknyamanan itu. Sehingga, toxic relationship di kantor bisa dihindari.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here