Social Media Background Check: Duh, Jangan Unggah Ini di Akun Medsos

Untuk mendapatkan karyawan terbaik, rekruter atau perusahaan tentunya melakukan seleksi kandidat saat proses rekrutmen dilakukan. Salah satu caranya melakukan social media background check.

Saat melaksanakan proses rekrutmen rekruter tentu menerima CV dan surat lamaran yang dikirimkan oleh kandidat karyawan. Tapi, kedua dokumen tersebut belumlah cukup untuk menjadi bahan pertimbangan. Oleh karenanya, rekruter bisa melakukan background check untuk lebih mengenal kandidat karyawannya.

Salah satu jenis background check adalah social media background check, yaitu aktivitas memerhatikan unggahan kandidat karyawan di akun media sosial miliknya. Jika rekruter menemukan unggahan negatif, hal ini bisa membuat kandidat gagal untuk diundang wawancara kerja, atau gagal lolos ke tahapan seleksi selanjutnya.

Unggahan yang Harus Dihindari

Sebagai pemiliknya, kamu tentu bebas mengunggah apa saja di akun medsos milikmu. Tapi, kalau kamu sedang dalam proses melamar pekerjaan, ada baiknya tidak mengunggah beberapa hal ini:

Provokatif

Unggahan yang menghasut/memancing orang lain untuk melakukan tindakan negatif. Semisal, tindakan memusuhi, pertengkaran, terlibat dalam konflik, dan lain-lain.

Bullying

Unggahan yang merendahkan, menghina atau menjelek-jelekkan orang lain.

Kata Kasar Politik

Berkata-kata tidak sopan dan kasar, termasuk melakukan ujaran kebencian dalam berpolitik.

Penggunaan Obat Terlarang

Pengakuan menggunakan, memasarkan dan mengedarkan obat-obatan terlarang.

Konten 18+

Mengunggah kata-kata, foto atau video untuk orang dewasa berusia 18 tahun keatas.

Selain itu, jika kamu pernah bekerja sebelumnya, hindari untuk tidak mengunggah hal-hal negatif tentang perusahaan lama, mantan atasan atau mantan rekan kerjamu.

Tips agar Lolos Social Media Background Check

Agar kamu bisa lolos social media background check, tentu saja kamu harus menghindari mengunggah beberapa hal seperti yang sudah dijelaskan di atas. Selanjutnya, cobalah untuk melakukan beberapa hal ini:

Mengunggah Skill

Cobalah untuk mengunggah hal-hal yang berkaitan dengan skill, kemampuan dan pengalaman yang kamu miliki. Tentu saja, kamu harus menyesuaikan dengan industri atau bidang pekerjaan yang diminati. Selain itu, tidak ada salahnya pula untuk mengunggah beberapa pencapaian/prestasi jika kamu memilikinya.

Mengunggah Personality

Seperti apa sih kepribadian atau karakter kamu? Bagaimana sih cara kamu mengatasi masalah atau mengambil keputusan? Beberapa unggahan mengenai personality juga bisa kamu tampilkan di akun media sosialmu. Selain itu, tidak ada salahnya untuk mengunggah pula kegiatanmu bersama teman atau keluarga.

Tips Mengunggah Foto

Sebaiknya kamu mengunggah foto-foto yang sopan dan sewajarnya. Ada baiknya kamu mengunggah foto yang tidak hanya menunjukkan kepala saja. Tampilkan pula bahu dan bagian bawah tubuh. Kenakanlah pakaian yang rapi dan jangan lupa untuk tersenyum.

Lakukan Sewajarnya

Unggahlah beberapa hal di atas dalam porsi yang sewajarnya. Karena, jika kamu terlalu sering melakukannya, rekruter akan mengira kamu hanya melakukan pencitraan belaka. Selain itu, untuk beberapa jenis platform media sosial, ada baiknya kamu membatasi siapa-siapa saja yang boleh mem-posting di lini masa kamu.

Nah, dengan melakukan beberapa hal di atas, kamu bisa lolos dari social media background check yang dilakukan rekruter. Dengan begitu, kesempatanmu untuk diundang wawancara atau lolos ke tahapan berikutnya jadi semakin terbuka lebar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here