Strategi Konten Marketing kala Pandemi, Harus Jeli Lihat Peluang!

Strategi konten marketing di masa pandemi sangat penting untuk dibuat. Kita tidak bisa tutup mata bahwa dampak dari pandemi ini bisa sampai ke daya beli konsumen yang menurun. Di sisi lain, penjualan harus terus berjalan demi menghindari kerugian yang lebih besar.

Di sinilah perlunya pandai membaca peluang di masa krisis. Berikut beberapa contoh strategi konten marketing yang bisa diterapkan perusahaan. Cara berikut ini bisa dikatakan adalah yang paling praktis dan cepat dijalankan.

Perkuat Blog

Coba cari tahu, apa yang paling banyak dicari orang-orang selama pandemi kali ini? Kebanyakan orang haus informasi mengenai virus COVID-19, terutama cara pencegahannya. Itu sebabnya, kini makin banyak informasi berupa artikel yang membahas mengenai hal tersebut.

Tidak ada salahnya perusahaan mulai memperkuat konten marketing lewat blog. Buat sebuah konten yang berisi tentang pembahasan pandemi, entah dari sisi kesehatan, sosial, ekonomi, hingga kesehatan mental. Setidaknya buat terlebih dahulu konten yang mampu menjaring empati konsumen daripada terburu-buru berjualan produk melulu.

Manfaatkan Email Marketing

Strategi konten marketing berikutnya adalah dengan memanfaatkan email marketing. Pengguna email di Indonesia sudah cukup banyak, jadi manfaatkanlah kesempatan ini. Pastikan beri subjek email yang menarik agar penerima email tergerak untuk membukanya.

Email marketing sendiri tidak harus selalu berisi penjualan, melainkan bisa juga berupa informasi yang berguna bagi pembaca. Kalau pun ingin berupa konten penjualan, cermati kembali penggunaan soft selling untuk menjaring minat konsumen. Ingat, orang-orang butuh berpikir dua kali sebelum berbelanja barang di masa pandemi seperti sekarang.

Baca Juga: Digital Marketing, Benarkah Hanya Sebatas “Jualan” di Medsos?

Maksimalkan Konten Video

Pertimbangkan juga untuk membuat konten video sebagai bentuk dari strategi konten marketing. Pengguna YouTube di Indonesia sudah semakin banyak seiring semakin menjamurnya berbagai channel menarik dari para influencer. Maksimalkan tren ini sebagai usaha untuk merebut hati calon pembeli.

Rancang ide dan gagasan konten video sebaik mungkin sebelum dieksekusi. Pastikan isi video bukan hanya sekadar berjualan karena beriklan di YouTube pun riskan di-skip oleh para pengguna. Gugahlah hati para calon konsumen lewat metode storytelling hingga mereka tertarik pada produk karena value dari konten video.

Semoga beberapa ide strategi konten marketing di atas dapat membantumu dalam menjalankan penjualan produk perusahaan. Semangat berusaha dan tetap optimis meski kondisi sedang sulit!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here