Apa Saja yang Bikin Surat Lamaran Kerja Lolos Screening HRD?

Berapa banyak surat lamaran kerja sudah kamu kirimkan ke HRD? Mungkin sudah tidak terhitung banyaknya ya. Terlebih di masa pandemi seperti ini hampir semua orang berlomba-lomba mendapatkan pekerjaan.

Andai hingga sekarang belum ada respon kamu dapatkan dari HRD, bisa jadi ada kesalahan di surat lamaranmu. Lalu, kriteria apa saja yang dimiliki HRD dalam menyeleksi surat lamaran kerja? Beberapa hal ini bisa kamu jadikan referensi.

Melampirkan CV

Hal paling utama yang diperhatikan HRD saat memilah surat lamaran kerja adalah adanya lampiran CV. Coba periksa kembali, apakah selama ini lamaran kerja yang kamu kirimkan sudah pasti melampirkan CV? HRD biasanya langsung mencoret kandidat yang lupa menyertakan CV saat melamar.

Ingat juga bahwa surat lamaranmu menjadi pintu pembuka HRD mau atau tidak membaca CV-mu. Pastikan kelengkapan isi CV-mu sudah baik dan memuat semua informasi yang dibutuhkan. HRD jelas tidak mau membuang waktu memeriksa dokumen yang tidak lengkap.

Isi Surat Jelas, Rapi, dan Fokus

Perhatikan juga isi dari surat lamaran kerja milikmu. Ingat, kamu tidak perlu menuliskan banyak hal terlalu panjang di dalamnya. HRD hanya butuh tahu latar belakang singkatmu, pendidikan, kemampuan, serta alasan kamu melamar kerja.

Usahakan membuat surat lamaran dengan rapi agar lebih nyaman dibaca. Jangan lupa untuk tetap fokus pada isinya. Surat lamaran yang terlalu bertele-tele atau berbelit-belit jelas tidak akan lolos screening dari HRD.

Baca Juga: 5 Tips Membuat Subjek Email Lamaran Kerja agar Lamaran Lekas Dilirik

Menggunakan Tata Bahasa yang Tepat

Jangan pernah sepelekan kaidah bahasa Indonesia saat menulis surat lamaran kerja. Gunakan tata bahasa formal dan pastikan sudah sesuai EYD. Meski terkesan merepotkan, kesopananmu dapat tercemin dari penulisan surat lamaran loh.

Selain itu, teliti kembali tiap kata yang kamu tulis di sana. HRD paling kesal jika mendapati banyak kesalahan penulisan alias typo. Tentu kamu tidak mau kan perihal tata bahasa ini membuat lamaranmu tidak lolos screening?

Tidak Menuliskan Hal-Hal di Luar Ketentuan

Terlalu banyak menampilkan informasi di dalam surat lamaran juga tidak baik. Kamu hanya cukup membuat pengantar yang pas sebelum HRD beralih ke CV-mu. Hindari menuliskan hal-hal tak perlu di dalam suratmu.

Misalnya, mencantumkan ekspektasi gaji atau pun rencana jangka panjang kariermu. HRD tentu belum akan membahas dua hal tersebut, apalagi belum tentu kamu lolos screening. Simpan hal-hal tersebut untuk bahan wawancara, bukan dicantumkan di surat lamaran.

Periksa kembali surat lamaran kerja yang pernah kamu buat. Siapa tahu kamu butuh memerbaiki beberapa bagian di dalamnya. Semoga sukses!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here