5 Kiat agar Tidak Terlalu Sering Lembur Saat WFH. Kamu Juga Butuh Istirahat!

Lembur adalah aktivitas yang tak bisa dipisahkan dari dunia kerja. Biasanya ada saja hal-hal mendesak yang membuatmu harus lembur, termasuk lembur saat work from home (WFH). Namun, bukan berarti kamu harus lembur terus-terusan karena bekerja dari rumah, ya.

Meskipun mendapatkan bayaran ekstra, lembur saat WFH tetap menguras tenaga dan pikiran. Akibatnya, kamu jadi gampang bad mood dan sakit selama WFH. Sebaiknya kamu melakukan 5 kiat ini agar tidak terlalu sering lembut ketika WFH:

Memulai Rutinitas Kerja Secara Profesional

Aturan absen yang lebih longgar selama WFH tidak boleh membuatmu jadi lalai. Sebaiknya kamu tetap memulai rutinitas kerja secara profesional, misalnya siap bekerja jam 9 pagi setiap hari.

Kebiasaan sederhana ini akan meminimalkan risiko lembur saat WFH karena kamu bisa menyelesaikan pekerjaan tepat waktu.

Baca Juga: WFH Selalu Lancar kalau Kamu Mendapat Ide Saat Mandi, Kok Bisa Sih?

Membagi Tugas dengan Rekan-Rekan Kerja

Risiko lembur saat WFH akan semakin besar bila kamu gagal berkoordinasi dengan rekan-rekan satu tim. Oleh sebab itu, kamu patut membagi tugas secara merata dengan rekan-rekan kerja agar pekerjaan selesai tepat waktu.

Kamu dan rekan-rekan juga bisa menyepakati aturan lembur bergantian secara adil supaya semua orang yang terlibat dalam tim mendapatkan porsi kerja yang sama.

Menentukan Prioritas Kerja dengan Tepat

Kalau kamu gagal menentukan prioritas kerja, kemungkinan besar kamu harus terus-terusan lembur saat WFH. Mulai sekarang, kamu harus mengatasi kebiasaan buruk tersebut dengan cara yang efektif.

Belajarlah menentukan prioritas kerja, mendahulukan pekerjaan yang mendesak, dan menyisihkan waktu untuk pekerjaan mendadak yang sifatnya juga mendesak.

Kemampuan menentukan prioritas niscaya membuatmu jadi lebih profesional dan cermat menyelesaikan pekerjaan selama menjalani rutinitas WFH.

Mengabaikan Notifikasi Smartphone di Luar Jam Kerja

Sebenarnya kamu berhak lho mengabaikan notifikasi smartphone di luar jam kerja karena kamu juga harus membagi waktu untuk kehidupan pribadi. Jadi, jangan membiasakan diri untuk mengiyakan pekerjaan di luar jam kerja, apalagi bila lembur saat WFH tidak dibayar. Kamu tentu tak mau kan selalu dijadikan tameng oleh rekan-rekan kerja karena paling siaga menanggapi pekerjaan yang masuk di luar jam kerja?

Kebiasaan lembur saat WFH tidak boleh mengganggu kehidupan pribadimu. Lembur sih boleh-boleh saja. Namun, jangan sampai WFH bikin kamu seakan bekerja 24 jam dan tidak memiliki waktu untuk diri sendiri serta orang-orang terdekat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here