Wanita sebagai Breadwinner Keluarga? Tentu Tak Masalah di Era Modern Ini!

Budaya timur senantiasa menganggap bahwa wanita harus memegang peran utama dalam mengurus rumah tangga. Padahal, stereotip tersebut tak selalu benar dan sesuai dengan zaman modern. Kini, sudah banyak wanita sebagai breadwinner keluarga dan tidak mengalami konflik yang besar dengan pasangan.

Apa saja hal-hal yang mesti diperhatikan bila wanita sebagai breadwinner keluarga? Bagaimana dengan peran utamanya sebagai ibu rumah tangga?

Kenalan Lebih Dulu dengan Definisi Breadwinner

Breadwinner adalah salah satu anggota keluarga yang mencari nafkah untuk mencukupi kebutuhan sekeluarga. Pada umumnya, sosok pria diidentikkan sebagai breadwinner.

Namun, hal tersebut tak lagi menjadi patokan bagi keluarga modern. Justru banyak wanita sebagai breadwinner keluarga dan bertukar peran dengan para pria yang menjadi stay at home dad.

Antisipasi yang Harus Dilakukan Jika Wanita sebagai Breadwinner

Jika wanita sebagai breadwinner keluarga menggantikan peran pasangannya, maka beberapa hal berikut ini patut mendapat perhatian khusus dalam keluarga:

  • Suami istri harus saling menjaga kepercayaan dan mempererat komunikasi untuk meminimalkan kesalahpahaman.
  • Komunikasi tentang finansial keluarga harus dilakukan secara efektif. Sang suami harus memegang peranan dalam mengatur finansial keluarga sehingga seluruh kebutuhan dapat tercukupi sekaligus masih ada tabungan untuk dana darurat.
  • Sang suami tak perlu gengsi menggantikan peran istri dalam mengurus rumah tangga. Komitmen yang kuat akan membuat rumah tangga tetap harmonis meskipun istri yang menjadi breadwinner.
  • Masalah sekecil apa pun harus dibicarakan sejak dini supaya wanita dan pasangannya dapat menemukan solusi terbaik untuk permasalahan tersebut.
  • Tak ada salahnya jika suami mencoba menjalani pekerjaan part time atau bisnis tanpa mengganggu tanggung jawab untuk mengurus keluarga.

Baca Juga: Apa Saja Sih Dukungan yang Dibutuhkan Wanita Karier dari Suami?

Saran untuk Wanita yang Menjadi Breadwinner Keluarga

Sebaiknya wanita yang menjadi breadwinner keluarga tetap memerhatikan hal ini supaya senantiasa bahagia dan tidak mudah stres:

  • Meluangkan me time secara rutin agar bisa melakukan evaluasi diri sekaligus rileks sejenak dari segala kesibukan.
  • Sesibuk apa pun urusan pekerjaan, waktu untuk keluarga harus selalu ada. Jangan sampai hubungan dengan keluarga jadi merenggang karena sibuk bekerja.
  • Jalani pekerjaan dengan porsi secukupnya. Tak perlu memaksakan diri untuk lembur agar tetap punya waktu untuk beristirahat dan berkumpul dengan keluarga.

Fenomena wanita yang menjadi breadwinner tak selalu menyebabkan hal-hal buruk. Kalau kamu sedang menjalani peran tersebut, semoga kamu tetap profesional tanpa mengesampingkan keluarga sebagai prioritas hidup.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here