Social Bella Catat Kenaikan Transaksi 50 Persen Selama Pandemi

Sumber: SOCO

Startup beauty-tech Social Bella mengalami kenaikan transaksi 50 persen dibandingkan sebelum pandemi. Pencapaian positif ini disampaikan Social Bella yang tengah merayakan hari jadinya ke-enam sejak didirikan di awal tahun 2015. Co-Founder sekaligus CEO Social Bella, John Rasjid, mengungkapkan industri kecantikan sebagai industri yang tidak terdampak negatif oleh pandemi.

Hal ini dipengaruhi oleh pergeseran perilaku konsumen yang mulai mendominasi pembelian secara daring. Menurut laporan We Are Social & Hootsuite periode Januari 2021, kategori Fashion & Beauty memiliki nilai transaksi sebesar US$9,81 miliar di Indonesia. Nilai transaksi ini menjadi yang tertinggi dibandingkan dengan sektor industri lainnya.

“Industri kecantikan merupakan salah satu industri yang mampu bertahan di tengah tantangan pandemi yang masuk ke Indonesia sejak tahun lalu. Hal ini dibuktikan dengan permintaan akan produk perawatan diri dan kecantikan yang mencatatkan pertumbuhan positif,” ujar John.

“Secara internal, hingga saat ini kami mencatatkan peningkatan transaksi di ekosistem kami sebesar 50 persen dibandingkan sebelum pandemi. Pergeseran perubahan perilaku konsumen yang lebih mendominasi pembelian produk secara online juga turut memberikan pengaruh penting dalam layanan yang Sociolla berikan,” tuturnya.

“Hal ini pula yang mendorong kami untuk terus melahirkan inovasi-inovasi baru. Ini demi memberikan pengalaman berbelanja yang seamless dan modern bagi pecinta kecantikan tanah air,” imbuhnya.

Baca Juga: Startup Social Bella Raih Pendanaan Segar Senilai US$58 Juta

Untuk menjawab pertumbuhan permintaan konsumen, Sociolla akan memperkuat inovasi teknologinya. Salah satunya, meluncurkan versi terbaru aplikasi SOCO sebagai one stop beauty app. Aplikasi ini akan semakin memanjakan para beauty enthusiast dalam memenuhi kebutuhan perawatan diri dan kecantikan. 

Melalui aplikasi terbaru ini, pengguna tidak hanya memberikan review dan membaca jutaan review produk dari pengguna lainnya. Mereka juga bisa membeli produk secara daring, akses ke artikel rekomendasi dan video tutorial make up. Selain itu, pengguna bisa melakukan scan barcode produk untuk mempermudah proses transaksi di toko offline Sociolla.

“Dengan berfokus pada peningkatan user experience, SOCO versi terbaru hadir dengan mengintegrasikan review dan shopping, guna menjawab kebutuhan beauty enthusiast secara lebih aman dan personal. Berbagai kemudahan yang dihadirkan akan semakin memberikan kenyamanan para pelanggan untuk dapat berbelanja tanpa adanya kontak fisik secara langsung,” jelas John.

“Baik pembelian produk yang dilakukan secara online maupun langsung di gerai offline Sociolla yang kini telah tersebar di 19 toko offline di 5 kota di Indonesia. Inovasi teknologi ini menjadi sangat relevan di masa penerapan adaptasi kebiasaan baru yang diterapkan oleh pemerintah saat ini,” sambungnya. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here