Gunakan Trik Ini agar Presentasi di Kantor Tidak Membosankan

Pernahkah kamu melakukan presentasi tapi perhatian audiens selalu tertuju pada gadget yang ada di genggamannya? Pada kesempatan yang lain, audiens justru bercakap-cakap atau mengantuk. Beberapa hal tersebut menunjukkan audiens merasa bosan mengikuti presentasi yang kamu berikan.

Kalau audiens bosan, tentu saja materi presentasi yang disampaikan tidak akan dipahami. Malahan, audiens bisa merasa sudah membuang-buang waktu dengan menghadiri presentasi yang kamu berikan.

Nah, agar presentasi yang diberikan tidak membosankan, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan.

Membuka Presentasi dengan Cerita

Sudah jadi sifat manusia untuk menyukai cerita. Apapun ceritanya. Karena, ada banyak drama dan emosi di dalamnya. Oleh karenanya, untuk menarik perhatian audiens, mulailah presentasi yang kamu lakukan dengan sebuah cerita. Meskipun cerita itu tidak terlalu panjang.

Selain bisa menarik perhatian audiens, cerita bisa membuat audiens mengingat lebih banyak tentang apa yang akan kamu presentasikan.

Gunakan Pernyataan Kontradiktif agar Presentasi Tidak Membosankan

Untuk memancing minat audiens sebelum masuk ke materi presentasi, kamu harus bisa membuat mereka tertarik untuk mendengarkan. Salah satu caranya, yaitu dengan menggunakan pernyataan yang mengejutkan atau kontradiktif.

Semisal, “belum lama ini perusahaan memberikan penghargaan karena saya tidak masuk kantor selama tiga hari”. Atau, “gara-gara menghiraukan komplain pelanggan, saya berhasil menaikkan angka penjualan”.

Kedua pernyataan diatas tentunya lebih menarik perhatian ketimbang, “hari ini saya akan menunjukkan kepada Anda tentang …”, atau “siapa yang pernah mendengar tentang konsep …”.

Baca Juga: Melakukan Presentasi Tanpa PowerPoint, Kenapa Tidak?

Membuat Audiens Penasaran

Kamu pasti pernah menonton film bersambung. Sebelum menyaksikan kelanjutannya, rasa penasaran akan membuat kamu semakin tertarik dengan film tersebut bukan?

Rasa penasaran audiens bisa kamu manfaatkan agar presentasi yang kamu berikan tidak membosankan. Caranya, yaitu dengan tidak buru-buru menuntaskan sebuah materi presentasi.

Selanjutnya, jelaskan materi lainnya sehingga audiens penasaran mengenai materi sebelumnya. Tentunya, kamu harus bisa mengemas semuanya dalam sajian presentasi yang tidak membingungkan.

Apa Untungnya bagi Audiens?

Jika membeli sebuah produk, kamu tentu ingin mendapatkan manfaat dari produk tersebut bukan? Keinginan yang sama juga ada di benak audiens. Keuntungan apa yang akan didapatkan audiens dengan menghadiri presentasi yang kamu berikan?

Oleh karenanya, selama menjelaskan materi presentasi, jangan pernah bosan mengingatkan audiens keuntungan apa yang akan mereka dapatkan dengan mengetahui informasi yang kamu berikan.

Dengan melakukan beberapa hal di atas, audiens tidak akan pernah lagi menjadi bosan saat menghadiri presentasi yang kamu berikan. Sebaliknya, mereka bisa benar-benar memahami isi presentasi. Bukan itu saja, kamu juga akan dikenal sebagai pembicara yang ulung di kantor.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here