Emotional Benefit: Trik agar Konsumen Setia Menggunakan Produk

Setiap pemilik bisnis mengklaim memiliki produk atau jasa yang berkualitas. Namun apakah setiap pemilik bisnis menawarkan emotional benefit bagi konsumennya?

Apa sih yang dimaksud dengan emotional benefit? Emotional benefit adalah manfaat emosional yang didapatkan konsumen dengan menggunakan produk atau jasa. Semisal, sarung tangan masak bermerek “A” menawarkan keunggulan untuk melindungi tangan dari alat masak yang panasnya hingga 260 derajat celcius.

Namun, selain orang dewasa, sarung tangan “A” juga bisa digunakan oleh anak-anak yang ingin belajar memasak. Dengan demikian, sarung tangan “A” memiliki manfaat emosional, yaitu menyediakan perlindungan bagi seluruh anggota keluarga.

Emotional Benefit vs Product Benefit

Sebuah produk/jasa sudah pasti memiliki product benefit, alias manfaat atau kegunaan yang jelas. Semisal, sebuah penyegar ruangan memiliki manfaat menciptakan aroma yang segar di dalam ruangan. Hal ini berbeda dengan emotional benefit.

Pasalnya, apa yang dirasakan konsumen saat menggunakan produk bisa berbeda dengan apa yang dirasakan konsumen lainnya. Oleh karenanya, sebagai pemilik bisnis kamu harus bisa mencari dan memberikan manfaat emosional yang tepat bagi konsumen.

Baca Juga: Metode Flighting: Cara Efektif Mempopulerkan Produk Bisnis Anda

Keuntungan Memiliki Emotional Benefit

Dengan memiliki emotional benefit, ada beberapa keuntungan yang bisa didapatkan pemilik bisnis. Salah satunya, produk atau merek akan mudah diingat oleh konsumen. Lebih dari itu, konsumen tidak mudah berpindah ke produk lain. Pasalnya, secara emosional konsumen sudah terikat dengan produk kegemarannya.

Karena sudah dekat dengan produk kegemarannya, konsumen juga akan lebih mudah merekomendasikan produk tersebut pada konsumen lainnya. Dengan begini, pemilik merek atau produk bisa mendapatkan konsumen baru, tanpa mengeluarkan biaya promosi yang terlalu besar, atau bahkan, tanpa mengeluarkan biaya promosi sama sekali.

Menemukan Emotional Benefit yang Tepat

Umumnya ada beberapa area sebuah produk bisa memenuhi keinginan emosional konsumennya. Salah satunya, jika menggunakan sebuah produk konsumen akan merasa memiliki kontrol, merasa bebas, merasa aman atau nyaman, merasa disukai, merasa menjadi dirinya sendiri, merasa optimis dan merasa diperhatikan.

Dengan mengetahui beberapa area tersebut, kamu bisa membangun emotional benefit yang tepat. Semisal, jika ingin sebuah produk minuman kekinian selalu diingat konsumen, kamu bisa membangun mereknya dengan memberikan manfaat emosional bagi yang meminumnya, yaitu merasa bebas atau merasa menjadi diri sendiri.

Cara Membangun Emosi Konsumen

Untuk membangun emosi konsumen kamu bisa memperkenalkan merek dagang lewat beberapa cara, yaitu,

  • Proses pembuatan/produksi;
  • Bahan atau material yang digunakan;
  • Influencer/pengalaman konsumen saat menggunakan produk;
  • Riset perilaku konsumen (seberapa jauh produk/jasa digemari konsumen).

Agar hasilnya efektif, kamu bisa mencoba menggunakan headline atau pemilihan kata yang tepat, serta story telling yang emosional dalam melakukan kampanye pemasaran.

Meskipun mendatangkan banyak manfaat, menawarkan emotional benefit saja tidaklah cukup. Kamu tetap harus menawarkan produk yang benar-benar bermanfaat, alias product benefit nya terjamin dan bermutu tinggi. Sehingga, konsumen akan setia menggunakan produk/jasa yang ditawarkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here