Trik Meladeni Chat Pelanggan, Biar Produk Kamu Cepat Laku

Di zaman yang serba online ini, pertukaran informasi bisa dilakukan dengan lebih mudah dan cepat. Salah satu sebabnya, karena adanya aplikasi pesan singkat (chat) yang bisa digunakan untuk keperluan tersebut. Sebagai pemilik bisnis kamu tentunya juga bisa melakukan chat dengan pelanggan.

Chat umumnya dilakukan jika pelanggan membutuhkan informasi tertentu. Semisal, informasi produk, informasi mengenai pembayaran dan informasi mengenai pengiriman barang.

Namun, dalam menjawab atau meladeni chat pelanggan, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan. Agar, pelanggan merasa nyaman saat menerima informasi. Sehingga, pelanggan mudah mengambil keputusan untuk membeli.

Segera Me-Reply Chat Pelanggan

Umumnya, pesan singkat atau chat dikirimkan jika pelanggan memiliki pertanyaan terkait produk, cara pembayaran atau pengiriman barang. Semakin cepat pertanyaannya terjawab, semakin cepat pula pelanggan mengambil keputusan.

Jika kamu terlalu lama menjawabnya, pelanggan bisa melanjutkan aktivitasnya kembali. Sehingga, kesempatan untuk memberikan informasi terlewatkan. Ingat, pelanggan membutuhkan informasi untuk mengambil keputusan.

Oleh karenanya, jika ada chat dari pelanggan, sebaiknya kamu segera membaca dan memahami maksudnya. Selanjutnya, jawab pertanyaan pelanggan tersebut sesegera mungkin.

Dengan begini, pelanggan bisa segera melakukan pembelian. Kalaupun pelanggan belum mau membeli, kamu sudah memberikan nilai tambah pada pelanggan. Yaitu, respon/pelayanan yang cepat. Sehingga, di lain waktu pelanggan tidak perlu berpikir terlalu lama jika ia membutuhkan produkmu.

Baca Juga: Teknik Sales Funnel, Strategi Menjaring Pelanggan Bisnis

Bertanya kepada Pelanggan

Sebagai pemilik produk, kamu juga bisa bertanya pada pelanggan lho. Umumnya, ada dua hal yang bisa kamu tanyakan. Yang pertama, pertanyaan yang terkait dengan kebutuhan pelanggan. Beberapa pertanyaan yang bisa ditanyakan, yaitu,

“Berapa usia anak ibu sekarang?”
“Apakah kakak gemar berolahraga?”
“Boleh tahu spesifikasi komputer yang sekarang digunakan?”

Yang kedua, pertanyaan untuk mengetahui keberatan pelanggan. Misalnya,

“Apakah ada hal yang ingin bapak/ibu tanyakan tentang produk kami?”
“Apakah bapak/ibu setuju dengan diskon yang kami tawarkan?”
“Menurut kakak, bagaimana kualitas produk kami dibandingkan dengan pesaing?”

Dengan mengetahui kebutuhan atau keberatan pelanggan, kamu akan lebih mudah memberikan solusi pada pelanggan.

Tips Berkomunikasi Saat Chat dengan Pelanggan

Agar pelanggan nyaman saat melakukan chat, ada baiknya kamu berkomunikasi dengan baik dan sopan. Cobalah untuk memberikan informasi secara singkat namun padat. Jika informasi yang diberikan terlalu banyak, bagilah pesan singkat menjadi beberapa bagian.

Yang juga perlu diingat, tidak semua pelanggan paham istilah-istilah yang kamu gunakan terkait produk, sistem pembayaran dan pengiriman. Di antaranya, 30 persen off, buy one get one, cash on delivery, inden, dan lain-lain. Karenanya, kamu harus menjelaskan atau memastikan istilah-istilah tersebut dimengerti oleh pelanggan.

Terakhir, jangan lupa untuk berterima kasih setelah pelanggan melakukan transfer pembayaran. Ada baiknya kamu juga memastikan apakah produk yang dibeli sudah diterima dalam keadaan baik. Selain itu, tanyakan pula kesan-kesan pelanggan setelah menggunakan produk.

Saat ini, pelanggan semakin gemar berinteraksi lewat pesan singkat. Salah satu alasannya, pelanggan tidak harus mengeluarkan banyak biaya. Selain itu, pada umumnya tidak ada batasan jam kerja untuk mengirimkan pesan singkat.

Karenanya, sebagai pemilik bisnis kamu harus bisa memanfaatkan kesempatan ini dengan baik. Salah satu caranya tentu dengan meladeni chat pelanggan dengan baik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here