Pay Yourself First, Trik Menabung untuk Kamu yang Suka Boros

Menabung akan sulit dilakukan kalau kamu punya kebiasaan boros. Apalagi kalau kamu punya banyak utang. Dengan metode pay yourself first, kamu akan lebih mudah menabung untuk keperluanmu.

Menabung umumnya dilakukan dengan menyisihkan sebagian uang setelah kebutuhan bulanan terpenuhi. Tidak jarang, seseorang baru menyisihkan uangnya setelah melakukan kegiatan yang diinginkannya atau setelah membeli barang yang sebenarnya tidak diperlukan.

Kalau sudah begini, biasanya jumlah uang yang ditabung hanya sedikit. Malahan, untuk mereka yang boros, tidak ada lagi uang yang bisa ditabung.

Nah, bagi kamu yang boros, kamu bisa mencoba metode menabung pay yourself first berikut ini.

Apa Itu Pay Yourself First?

Jika diterjemahkan, pay yourself first kurang lebih berarti membiayai diri terlebih dahulu. Membiayai diri disini bukan berarti kamu bisa memuaskan keinginan untuk belanja atau melakukan semua kegiatan yang kamu gemari. Namun, maksudnya adalah memperhatikan dirimu.

Caranya, kamu harus mulai memikirkan masa depan dengan memiliki tabungan yang menjamin masa depan. Tabungan itu bisa berupa tabungan pensiun, tabungan DP rumah, cicilan utang atau emergency fund.

Selain itu, kamu harus memperhatikan dirimu dengan segera, atau sebelum melakukan hal-hal lainnya. Selanjutnya, barulah kamu memperhatikan kebutuhan-kebutuhan lainnya.

Namun, hal yang paling penting dari metode pay yourself first, yaitu kamu dituntut untuk melakukan pengurangan pengeluaran yang biasanya kamu lakukan setiap bulannya.

Cara Menabung dengan Metode Pay Yourself First

Untuk menerapkan pay yourself first sangat mudah. Semisal, gaji yang kamu terima setiap bulannya adalah Rp3 juta. Lalu, untuk pembayaran tagihan bulanan, kamu mengeluarkan Rp1,5 juta. Sedangkan untuk kebutuhan bersenang-senang dan belanja pribadi kamu menghabiskan Rp1 juta. Sisa Rp500 ribu bisa kamu tabung.

Nah, kalau kamu menerapkan metode pay yourself first, kamu harus mulai menentukan beberapa jenis tabungan masa depan dan mengetahui berapa jumlah masing-masing tabungan. Semisal, kamu memilih untuk memiliki tabungan pensiun dan tabungan DP rumah. Jumlah total kedua tabungan tersebut adalah Rp 800 ribu.

Maka, kamu harus menyisihkan Rp 800 ribu dari gaji yang kamu terima. Kamu harus melakukan hal ini begitu menerima gaji. Selanjutnya, barulah kamu melakukan pembayaran tagihan bulanan dan memenuhi kebutuhan bulanan.

Baca Juga: Menabung DP Rumah Mudah Kok, Asal Kamu Tahu Caranya

Kreatif Mengelola Keuangan

Tentu saja, dengan menyisihkan terlebih dahulu sebagian uang untuk tabungan masa depan, membuat jumlah uangmu tidak cukup untuk menutupi tagihan bulanan dan memenuhi berbagai kebutuhan. Namun jangan khawatir. Hal itu sebenarnya terjadi karena kamu belum melakukan pengurangan.

Dengan kata lain, metode pay yourself first menuntut kamu untuk kreatif mengelola pengeluaran. Semisal, kalau biasanya kamu belanja baju branded, maka kamu harus belanja baju non-branded, tapi tetap nyaman digunakan. Atau penghematan juga bisa kamu lakukan dengan mengurangi kegiatan di luar rumah setiap weekend.

Metode pay yourself first memang sedikit memaksa kamu untuk menabung dan melakukan pemotongan pengeluaran. Namun, sebenarnya uang yang ditabung tidaklah hilang, melainkan akan berguna di masa depan. Selain itu, metode ini juga membantu kamu mengurangi kebiasaan boros.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here