Vegan Memiliki Pencernaan yang Lebih Sehat, Benarkah?

Penelitian menunjukkan bahwa vegan memiliki kualitas hidup yang lebih sehat, lebih bahagia, dan bahkan bisa hidup lebih lama. Mungkinkah hal ini karena mereka memiliki pencernaan yang lebih sehat karena hanya makan makanan nabati. Benarkah?

James Lee, ahli gastroenterologi, di Rumah Sakit St. Joseph, di Orange, California, mengatakan sangat normal bagi seseorang untuk melakukan tiga kali buang air besar sehari. Beberapa orang mungkin hanyatiga kali buang air besar dalam waktu satu minggu, tapi ini masih dalam tahap wajar.

Baca Juga: Meghan Markle Ingin Besarkan Archie Secara Vegan, Amankah?

Sementara itu, ukuran, frekuensi, dan bahkan warna feses mencerminkan preferensi diet Anda. Contoh, para vegan yang hanya makan makanan nabati, seperti dengan banyak biji-bijian, buah-buahan, dan sayuran cenderung lebih sering buang air besar karena asupannya mengandung serat tinggi.

Serat akan menambah banyak kotoran sehingga isi dalam pencernaan Anda akan mudah bergerak melalui usus.

Selain itu, menurut Jurnal Clinical Nutrition Research, pada 2016 orang-orang yang mengikuti diet vegetarian dengan asupan buah-buahan dan sayuran selama 12 minggu akan terhindar dari masalah sembelit.

Kontras ketika Anda menjalani diet tinggi lemak seperti keto, yang asupannya fokus pada produk hewani. Mereka yang menjalankan program diet ini biasanya akan memiliki tinja yang lebih kecil dan waktu buang air besar yang lebih lama.

Warna feses juga dapat mencerminkan kebiasaan diet. Jika feses Anda berwarna hijau, jangan panik. Ini tanda Anda banyak makan sayuran hijau, atau pewarna buatan dari permen atau makanan olahan. Diet tinggi lemak dapat menghasilkan tinja berwarna lebih terang.

Namun, Lee percaya kebanyakan orang terlalu terjebak dengan ukuran dan bentuk tinja sehingga hanya menilai kesehatannya dari tanda feses. Padahal pergerakan usus tiap orang berbeda. Intinya, pola makan apapun yang dijalani tidak membuat pencernaan Anda menjadi yang paling sehat.

Baca Juga: Hati-Hati, 4 Makanan Vegan Ini Ternyata Kurang Baik untuk Tubuh

Namun, Ini Manfaat Utama Menjadi Vegan

Menjadi vegan tidak membuat pencernaan Anda lantas yang paling sehat. Namun, ada beberapa keuntungan yang bisa Anda dapatkan jika menjadi seorang vegan. Salah satunya, yaitu,

  • Memiliki Kulit Lebih Sehat. Sayuran dan buah sebagai bahan makanan utama kaum vegan nyatanya mengandung banyak mineral dan antioksidan yang ampuh menjaga peredaran darah dan menjaga pigmen kulit. Selain itu, sayuran mentah pun lebih disarankan karena memasak sayuran dengan suhu tinggi malah menyebabkan munculnya senyawa yang mendorong penuaan dini, keriput, bahkan bertambahnya lemak di perut.
  • Terhindar dari Kanker. Kandungan antioksidan, mineral, dan vitamin yang terdapat dalam sayuran dan buah juga ampuh mencegah berbagai jenis kanker. Penelitian yang dilakukan oleh American Institute for Cancer Research mengungkapkan bahwa menjadi vegan dapat mengurangi risiko kanker perut, usus, pankreas, payudara, rahim, dan ovarium.
  • Menyehatkan Pikiran. Tidak hanya menyehatkan tubuh, menjadi vegan juga baik untuk kesehatan pikiran. Seperti yang disebutkan British Journal of Health Psychology, asupan menu makanan sehat yang terdiri dari sayuran dan buah dapat memberikan lebih banyak energi, membuat perasaan lebih tenang dan bahagia, serta berdampak positif pada suasana hati.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here