Waspada! Computer Vision Syndrome Sedang Mengintai Anda

Computer vision syndrome
Sumber : Stay Young Healthy

Aktivitas pekerjaan dan hiburan ala modern tentu tak lepas dari peran teknologi. Melalui Personal Computer (PC), laptop, dan gadget lainnya, Anda dapat menyelesaikan banyak hal secara praktis. Meskipun sangat praktis, bukan berarti Anda boleh menggunakan perangkat teknologi secara berlebihan. Karena hal tersebut bisa memicu berbagai gangguan kesehatan, salah satunya adalah Computer Vision Syndrome (CVS).

Mungkin saja Anda sedang mengalami computer vision syndrome tetapi Anda tidak mengetahuinya.

Kenali seluk-beluk gangguan kesehatan tersebut secara teliti agar Anda bisa meminimalkan risikonya.

Mengenali Gejalanya dengan Cermat

Sumber : Aster Hospital

Gejala-gejala yang menunjukkan computer vision syndrome, yaitu:

  • Penglihatan kabur dan butuh usaha keras agar bisa melihat dengan jelas.
  • Semua objek terlihat menjadi dua.
  • Mata jadi kering, perih, merah, dan gatal.
  • Mata lebih sensitif terhadap cahaya.
  • Sakit kepala walaupun baru melihat layar sebentar saja.
  • Iritasi mata hingga harus menggunakan obat tetes mata agar lebih nyaman.
  • Frekuensi kedipan mata berkurang saat menatap layar.

Baca Juga: Ancaman Sick Building Syndrome yang Menurunkan Produktivitas

Jangan Mengabaikan Computer Vision Syndrome

Sumber : VIsions Optical

Pada tahap awal sindrom gangguan mata tersebut, Anda mungkin menganggapnya sebagai hal sepele. Terutama jika Anda sedang disibukkan oleh tumpukan pekerjaan. Sebenarnya sindrom tersebut harus diatasi secara intensif. Karena computer vision syndrome yang dibiarkan terus-menerus akan meningkatkan risiko kerusakan saraf mata. Akibatnya, kerusakan saraf mata tersebut rentan menyebabkan glukoma yang berujung pada kebutaan.

Mari Menerapkan Aturan 20-20-20

Sumber : Wiki Ayurveda

Kalau Anda termasuk orang yang benar-benar sibuk di depan layar gadget atau laptop dalam waktu lama, sebaiknya Anda menerapkan aturan 20-20-20. Setiap 20 menit sekali, alihkan pandangan selama 20 detik pada objek yang berjarak 20 kaki (6 m) dari Anda. Cara sederhana ini akan membantu menyesuaikan daya akomodasi lensa mata. Sehingga risiko kerusakan saraf mata dapat diminimalkan.

Di samping itu, Anda juga mesti lebih rajin berkedip untuk menjaga kelembapan mata secara alami. Jangan ragu mengistirahatkan mata selama 5 hingga 10 menit sebelum kembali melanjutkan aktivitas. Maka mata Anda pun akan lebih sehat, tak mudah lelah, dan terhindar dari computer vision syndrome.

Terakhir, jangan lupa mengabaikan asupan gizi seimbang untuk mendukung kesehatan mata. Karena organ mata Anda butuh vitamin A, protein, omega 3, dan beberapa jenis gizi lainnya. Konsumsi makanan bergizi dengan porsi seimbang akan membuat Anda senantiasa sehat dan bersemangat. Mata pun akan terhindar dari risiko gangguan penglihatan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here