Waspada 5 Tanda Sindrom Burnout yang Mengancam Kesuksesan Karier

Mencapai kesuksesan karier memang tidak mudah. Umumnya puncak kesuksesan bisa dicapai dengan kerja keras selama bertahun-tahun. Namun tahukah kamu ada situasi tertentu yang bisa mengancam kesuksesan karier? Hati-hatilah dengan sindrom burnout.

Ya, bila akhir-akhir ini kamu mulai sering lelah secara fisik maupun batin, penat, stres, demotivasi, hingga kaburnya career goals yang membuat kamu hilang arah. Kemungkinan besar kesuksesan karier kamu akan terancam. Jadi, sebelum kondisi semakin parah, sebaiknya kamu pelajari beberapa tanda sindrom burnout.

Hilangnya Rasa Antusias terhadap Pekerjaan

Muak! Mungkin kata tersebut mewakili perasaan kamu ketika memikirkan bagaimana pekerjaan merenggut waktu dan pikiran tanpa henti. Jika situasi tersebut sudah terasa, mungkin tingkat sindrom burnout kamu cukup tinggi.

Fase pertama sebenarnya dimulai ketika kamu merasa tidak lagi tertarik dan seantusias dulu terhadap apa yang dikerjakan sekarang. Selanjutnya kamu akan merasa demotivasi, merasa semua pekerjaan ini tak berguna. Kamu pun merasa sangat berat untuk pergi ke kantor dan menyelesaikan tugas setiap harinya.

Baca Juga: 5 Tanda Milenial Burnout yang Sering Tak Disadari Generasi Muda

Tak Mau Lagi Bekerja dengan Optimal

Setelah kehilangan antusiasme terhadap pekerjaan, selanjutnya kamu akan berhenti melakukan usaha atau improvisasi untuk mendapatkan hasil yang optimal. Saat bekerja kamu memang mengerjakan semua tugas dan tanggung jawab, hanya saja semua itu dilakukan tanpa ada niatan mencapai hasil yang maksimal.

Kamu tidak lagi membuat target dan strategi untuk mencapai target tersebut. Sebaliknya, kamu hanya mengejar hasil minimum tanpa rasa bersalah.

Kinerja Makin Menurun

Berbanding lurus dengan hilangnya antusiasme kerja dan pencapaian optimal, maka semakin hari kinerja kamu semakin menurun. Sebab orang yang mengalami sindrom burnout tidak akan peduli apakah hal-hal di sekelilingnya berjalan dengan baik atau tidak.

Pada tahap ini, kamu mulai menyadari bahwa gejala ini benar-benar mengancam kesuksesan karier secara perlahan.

Muncul Masalah Kognitif

Gejala burnout yang diabaikan mulai mengganggu kemampuan kognitif, dimulai dengan melemahnya kemampuan untuk fokus dan konsentrasi selama bekerja.

Kamu akan kesulitan untuk memperhatikan dan memahami hal-hal yang ada di sekitar, termasuk apa yang orang lain bicarakan. Tentu saja ini mengerikan dan benar-benar menjadi malapetaka bagi kesuksesan karier.

Mudah Merasa Kelelahan

Tak banyak pekerjaan yang bisa diselesaikan sepanjang hari, tapi entah mengapa kamu merasa sangat lelah dan penat. Kamu bukan hanya merasa kehilangan energi secara fisik, tapi juga secara emosional.

Kemudian sindrom burnout ini juga mulai menyerang waktu tidur di malam hari. Kamu mengalami insomnia bahkan sering sakit kepala karena merasa stres juga tertekan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here