Waspadai Gejala Cabin Fever Akibat Terlalu Lama di Rumah!

Gejala cabin fever memang jarang disadari. Padahal, hal ini justru rentan terjadi bagi seseorang yang terlalu lama di rumah. Apalagi di masa pandemi ini cukup banyak perusahaan memberlakukan kebijakan work from home alias kerja dari rumah.

Biasanya gejala cabin fever paling jelas adalah menjadi mudah cemas atau gelisah. Agar bisa memahami lebih mendalam mengenai hal ini, coba simak ulasan singkat ini ya!

Apa Itu Cabin Fever?

Dilansir dari Healthline, cabin fever merupakan sekumpulan perasaan-perasaan tertentu yang mendadak muncul karena lama terisolasi. Di beberapa negara, gejala cabin fever kadang muncul karena terlalu lama di rumah di saat musim dingin.

Namun, masa pandemi ini ternyata memunculkan dampak lebih besar bagi sebagian orang. Merasa “terputus” dari dunia luar mau tidak mau membuat seseorang terisolasi dalam jangka waktu panjang.

Kesulitan untuk Fokus

Gejala cabin fever yang cukup tampak adalah kehilangan fokus saat di rumah. COVID-19 telah memberikan banyak perubahan dalam diri seseorang, mulai dari pekerjaan, perekonomian, hingga hubungan sosial. Beban pikiran yang menumpuk bikin seseorang makin cemas dan cenderung linglung.

Terlalu banyak mengonsumsi kabar buruk sangat berpengaruh pada kesehatan mental. Gejala awalnya sih bisa jadi hanya sulit fokus. Lama-lama bisa muncul masalah lain.

Mudah Emosional

Berkurangnya interaksi dengan orang-orang secara langsung juga memengaruhi kondisi emosional seseorang. Komunikasi lewat telepon maupun video ternyata tidaklah cukup. Sudah jadi sifat manusia untuk hidup sebagai makhluk sosial.

Tidak jarang orang yang terlalu lama di rumah menjadi mudah tersinggung atau marah. Hal mengesalkan, sekecil apa pun, dapat menjadi pemicu emosi.

Baca Juga: Ngantor di Masa Pandemi, Perkuat Mental dengan Cara Ini

Pola Tidur Tidak Teratur

Pola tidur berantakan juga menjadi gejala dari cabin fever. Seseorang merasa kesulitan tidur dan baru bisa memejamkan mata jelang subuh. Bahkan, ada kalanya jam tidur menjadi terbalik, yaitu siang atau sore hari.

Pola tidur yang tidak teratur tentunya berbahaya bagi kesehatan, baik fisik maupun mental. Pemicunya adalah rasa cemas dan lelah karena terlalu lama di rumah.

Lambat Laun Menjadi Pelupa

Pelan-pelan, puncak dari gejala cabin fever adalah penurunan daya ingat. Jika seseorang tidak melakukan banyak hal selama di rumah, bisa jadi orang tersebut akan menjadi pelupa. Bahaya ini juga dapat mengancam seseorang dengan rutinitas sama setiap hari dan dilakukan berbulan-bulan.

Wajar saja hal ini sangat mungkin terjadi. Kesulitan fokus jelas menyebabkan konsentrasi seseorang menurun drastis. Hal-hal kecil atau sepele pun berpotensi mudah dilupakan.

Apakah kamu mengalami gejala cabin fever di atas? Kalau iya, segera waspadai dan kenali sedini mungkin. Buatlah kegiatan menyenangkan di tengah rutinitas yang mungkin mulai membosankan selama berada di rumah. Semangat!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here