Hati-Hati! Mystery Spending Bisa Membuat Pengeluaranmu Makin Boncos

Pakar finansial biasanya menyarankan semua orang untuk mencatat pengeluaran selama sebulan agar kondisi keuangan pribadi lebih terkontrol. Namun, tak dapat dipungkiri bahwa biasanya ada pengeluaran kecil yang sering luput dari perhatian. Pengeluaran kecil yang luput dari pengawasan dan kerap tidak tercatat tersebut dikenal dengan istilah mystery spending.

Kira-kira apa saja sih hal yang memicu mystery spending kamu bertambah besar seiring berjalannya waktu?

Empat Negara Asia Memegang Rekor Mystery Spending

Sebuah penelitian finansial menemukan fakta bahwa empat negara Asia pemegang rekor mystery spending ternyata berasal dari kawasan Asia. Urutan negara tersebut dari yang terbesar adalah Thailand, China, India, dan Indonesia. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat Indonesia tergolong boros untuk urusan pengeluaran kecil yang acap kali tidak disadari tujuannya.

Berdasarkan survei perusahaan riset Internasional YouGov yang bekerja sama dengan Visa, rata-rata orang Indonesia menghabiskan dana sebesar Rp440 ribu setiap minggu untuk hal-hal yang sifatnya tidak terlacak. Jumlah tersebut tentu terbilang besar karena jumlahnya mencapai lebih dari 1,5 juta rupiah per bulan.

Orang Indonesia berusia 45-54 tahun dengan jenis kelamin pria merupakan mystery spenders terbesar dengan total pengeluaran mencapai Rp 470ribu per minggu.

Baca Juga: Kapan Waktu Terbaik untuk Mencairkan Deposito yang Kamu Miliki?

Hal-Hal yang Membuat Pengeluaran Tak Terlacak Makin Membengkak

Beberapa hal yang membuat fenomena mystery spending di tanah air tak dapat dihindari antara lain:

  • Konsumsi makanan ringan, terutama sejak order makanan bisa dilakukan via aplikasi ojek online.
  • Aktivitas makan bersama keluarga dan teman.
  • Hiburan seperti nonton film, pesta, atau wisata kuliner.

Bagaimana Cara Terbaik Mengontrol Pengeluaran Tak Terlacak

Jangan panik jika kamu baru menyadari bahwa kamu kerap melakukan ystery spending dalam jumlah besar. Kamu bisa membatasi kebiasaan tersebut dengan mempraktikkan beberapa cara ini:

  • Mengandalkan sistem transaksi cashless dan memantau riwayat pengeluaran secara teratur, misalnya setiap bulan.
  • Lebih banyak beraktivitas di rumah bersama keluarga. Ada banyak hal yang bisa dilakukan di rumah tanpa mengeluarkan banyak uang, contohnya memasak bersama, menikmati tayangan TV kabel, atau berkebun.
  • Membatasi penggunaan aplikasi ojek online untuk memesan makanan.
  • Menyiapkan jatah uang jajan per minggu supaya pengeluaran lebih mudah diatur.

Jangan sampai mystery spending membuat kamu sulit menabung dan semakin boros dari hari ke hari. Mari mengontrol kondisi finansial pribadi dengan cara yang mudah sesuai kebutuhan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here