Terlalu lama Menggunakan Laptop atau Gadget? Waspadai Trigger Finger!

Penggunaan laptop dan gadget memang tak bisa dilepaskan dari gaya hidup masyarakat modern. Aktivitas hiburan hingga penyelesaian pekerjaan selalu butuh dukungan teknologi. Namun, kamu juga harus mewaspadai dampak buruknya bagi kesehatan berupa trigger finger.

Usai menyimak ulasan berikut ini, kemungkinan besar kamu akan lebih cermat menjaga kesehatan agar terhindar dari bahaya trigger finger.

Apa yang Dimaksud dengan Trigger Finger?

Gangguan kesehatan yang satu ini ditandai oleh gejala jari yang kaku dan sakit ketika sedang menekuk atau meregang. Orang-orang yang sering menggunakan laptop atau gadget dalam waktu lama lebih berisiko mengalami gangguan kesehatan ini. Risikonya lebih tinggi bagi kaum wanita dan orang-orang berusia di atas 45 tahun.

Selain menyebabkan rasa nyeri, penyakit ini juga sering menimbulkan gejala lain berupa benjolan di pangkal jari dan rasa nyeri saat menggenggam sesuatu. Akibatnya, kekuatan genggaman jadi berkurang dan membuat aktivitas menjadi terganggu.

Baca Juga: Waspada! Computer Vision Syndrome Sedang Mengintai Anda

Apa yang Terjadi pada Pengidapnya?

Pengidap trigger finger mengalami peradangan pada bagian selubung pelindung tendon jari. Peradangan tersebut membuat kamu tak leluasa menggerakkan jari sehingga jari jadi terasa kaku dan sakit. Beberapa penyebab yang menimbulkan gangguan kesehatan ini antara lain:

  • Menggenggam benda secara kuat dalam waktu lama.
  • Melakukan aktivitas yang membuat jari-jari memperoleh tekanan kuat.
  • Memiliki riwayat cedera pada bagian pangkal jari atau telapak tangan.
  • Mempunyai riwayat penyakit lainnya seperti diabetes, asam urat, atau rheumatoid arthritis.

Bagaimana Cara Menyembuhkan Trigger Finger?

Proses penyembuhan trigger finger tergantung dari tingkat keparahannya. Bila masih berada dalam tahap ringan, proses penyembuhannya bisa dilakukan secara praktis dalam waktu singkat. Kamu bisa melakukan beberapa cara sederhana ini untuk meringankan gejala dan menyembuhkannya:

  • Menghentikan penggunaan laptop dan gadget sejenak. Jika terpaksa harus tetap bekerja, kurangi durasi kerja supaya otot-otot jari mendapatkan waktu istirahat yang cukup. Bila memungkinkan, sebaiknya kamu mengambil cuti untuk mengistirahatkan jari-hari selama beberapa hari.
  • Mengompres bagian jari yang nyeri atau benjol selama 15 menit dengan air dingin. Cara ini harus dilakukan rutin setiap hari agar hasilnya maksimal.
  • Merendam jari dalam air hangat selama kurang lebih 15 menit agar peredaran darah jadi lancar dan mempercepat penyembuhan radang.
  • Memakai hand splint supaya jari-jari tetap lurus selama kamu tidur. Durasi penggunaan hand splint biasanya berkisar antara 6 minggu atau lebih tergantung tingkat keparahan penyakit.
  • Mengonsumsi obat pereda nyeri (misalnya ibuprofen dan paracetamol) untuk mengurangi rasa nyeri saat beraktivitas.

Mulai sekarang, kamu harus berhati-hati terhadap trigger finger yang mengintai kesehatan. Jangan sampai terlalu lelah bekerja membuat jari-jari kaku hingga pekerjaan jadi terbengkalai.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here