[Story] Wisnu Subekti: Mendukung Kecerdasan Anak Bangsa Lewat Zenius

Wisnu Subekti
Sumber : youngster

Pendidikan memang masih menjadi salah satu pekerjaan rumah bagi Indonesia. Kualitas pendidikan di tanah air masih terbilang rendah bila dibandingkan negara-negara lain. Namun, hal tersebut mulai berusaha diatasi oleh beberapa startup education technology (edtech). Salah satu yang paling berperan penting adalah Zenius Education. Membahas Zenius tentu belum lengkap jika tak menyebut Wisnu Subekti.

Yuk, kenalan lebih dekat dengan Wisnu Subekti, sang Chief Executive Office (CEO) Zenius!

Awal Mula Terbentuknya Zenius

Sumber: Geo Times

Zenius merupakan buah pemikiran cemerlang Sabda P.S., kakak Wisnu Subekti. Kala itu, Sabda yang lulusan Teknik Informatika ITB merasa prihatin dengan tingkat pendidikan pelajar di tanah air. Karena mayoritas pelajar tidak mampu memahami konsep pelajaran eksakta dengan baik. Sehingga proses penyelesaian soal-soal dengan tingkat kesulitan sedang dan tinggi terasa sulit.

Baca Juga: [Story] Indra Kantono yang Merambah Asia Lewat Cita Rasa

Pada tahun 2007, Zenius hadir sebagai startup edtech yang dikelola secara bootstrap. Zenius menyiapkan konten-konten pelajaran dalam format CD sejak tahun 2008. Sayangnya, format CD tersebut mengalami pembajakan dan membuat Zenius mengalami kerugian besar. Tahun 2010 saat baru lulus S1 Teknik Elektro ITB, Wisnu langsung menempati posisi CEO Zenius. Pria kelahiran Jakarta, 11 Oktober 1983 tersebut melakukan banyak inovasi untuk mengembangkan Zenius.

Zenius Terus Berbenah Diri

Sumber : Zenius-X

Sistem belajar dengan format CD segera digantikan dengan kehadiran website. Sehingga para pelajar dapat mengakses video-video interaktif secara praktis. Wisnu Subekti dan tim juga memaksimalkan penggunaan media sosial untuk mempopulerkan Zenius di kalangan pelajar. Menurut Wisnu Subekti, Zenius memiliki target khusus, yaitu:

  • Para pelajar yang mengalami kesulitan belajar dan membutuhkan solusi.
  • Pelajar yang akan menghadapi Ujian Nasional.
  • Persiapan ujian masuk perguruan tinggi negeri atau universitas favorit lainnya.

Kini, Zenius mulai menempati posisi sebagai market leader di kalangan startup edtech. Namun, masih banyak pencapaian besar lainnya yang ingin diraih Zenius. Wisnu Subekti bersama Sabda P.S. dan tim masih berusaha meningkatkan jumlah pengguna premium Zenius dan melakukan inovasi besar lainnya.

Selain menjadi CEO Zenius, Wisnu Subekti juga merupakan tutor senior mata pelajaran matematika dan fisika di Zenius. Passion Wisnu di dunia pendidikan tetap tersalurkan dengan cara yang menyenangkan sambil terus mengembangkan Zenius.

Kalau Wisnu Subekti bisa mencapai kesuksesan tersebut, berarti Anda pun bisa.

Passion di bidang pendidikan dapat mengantar Anda menuju jenjang karier cemerlang.

2 COMMENTS

  1. Yang diharapkan mungkin zenius ini bisa lebih memperbaiki pelayanan dan website maupun aplikasinya ya. Karna pelayanannya cenderung lamban

  2. Walaupun Zenius terbilang lebih dulu lahir dari pada Ruangguru, tapi Ruangguru sekarang mampu menyeimbangkan bahkan melabeli dirinya sebagai Bimbel No.1.
    Kedua-duanya bagus, berharap kedepanya kedua Bimbel Online ini bersatu memiliki satu Tujuan, tidak saling merasa bersaing.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here