Work Hard Play Hard Bukanlah Pilihan Terbaik bagi Hidup Anda

work hard play hard
Sumber : Lab Manager

Pernah dengar istilah “work hard play hard”?

Istilah tersebut sering diidentikkan dengan generasi muda masa kini. Karena mayoritas anak muda menyisihkan waktu di luar pekerjaan untuk bersenang-senang. Bahkan, tabungan pun kerap terkuras habis demi prinsip hidup work hard play hard.

Sebenarnya work hard play hard bukanlah pilihan terbaik bagi hidup Anda.

Memang sih Anda punya hak untuk bersenang-senang di sela rutinitias kerja yang padat. Namun, tetap saja Anda harus menggunakan waktu secara efektif demi masa depan yang lebih baik.

Baca Juga: Gimana Sih Cara Mendapatkan Work-Life-Balance Alias Hidup Seimbang?

Work Hard Play Hard Identik dengan Pemborosan

Sumber : Malang Voice

Apa yang biasanya dilakukan para karyawan saat bersenang-senang?

Ada yang hobi nongkrong di kafe mahal, karaoke dan berwisata kuliner, atau traveling ke luar kota dan luar negeri. Semua hal menyenangkan tersebut membuat Anda mesti merogoh kocek lebih dalam. Bahkan banyak generasi milenial yang tak memiliki tabungan karena gaya hidup hedonisme. Akibatnya, kebutuhan darurat sering kali menimbulkan rasa kewalahan dan keputusan untuk berutang.

Bersenang-senang sebenarnya bisa dilakukan dengan cara yang lebih bijaksana tanpa boros. Jadi, jangan sampai Anda terjebak dalam lingkaran pertemanan yang serba glamor. Anda harus tetap memiliki prinsip teguh untuk berhemat dan mempersiapkan masa depan secara matang.

Gunakan Waktu Luang untuk Hal-Hal Bermanfaat

Ketika rekan-rekan kerja dan orang seumuran lainnya sibuk work hard play hard, Anda wajib memanfaatkan kesempatan tersebut. Mulailah melakukan hal-hal bermanfaat sesuai minat dan kemampuan Anda. Misalnya, meluangkan waktu untuk melanjutkan pendidikan (S2 atau S3), mengikuti kursus sesuai bakat, mengelola bisnis sampingan atau pekerjaan sampingan.

Kalau Anda menekuni sesuatu yang Anda sukai, pasti Anda tak merasa keberatan saat menjalaninya. Kegiatan-kegiatan positif tersebut akan menambah pendapatan, keahlian, dan pengalaman Anda. Sehingga Anda lebih matang dibandingkan sahabat atau rekan-rekan kerja sebaya lainnya.

Menyisihkan Uang untuk Keluarga dan Investasi

Sumber : Dream

Membahagiakan keluarga pasti menjadi tujuan hidup semua orang. Terutama bila Anda masih memiliki kedua orang tua dan masih berstatus lajang. Kedua hal tersebut membuat Anda punya banyak kesempatan untuk menyenangkan keluarga. Luangkan waktu untuk menemani orang tua, mengajak orang tua jalan-jalan, atau membeli sesuatu yang diinginkan orang tua. Selain itu, jangan lupa berinvestasi untuk kebutuhan masa depan. Membeli rumah pribadi dan memilih jenis investasi lainnya bisa menjadi pilihan tepat untuk mendukung kondisi finansial Anda.

Jadi, apakah Anda masih ingin menganut prinsip work hard play hard?

Atau Anda ingin memprioritaskan hal-hal lain yang jauh lebih penting dari sekadar kesenangan pribadi?

Semua keputusannya ada di tangan Anda.

Beri komentar Anda tentang artikel ini